Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
IHSG Dan Indeks Syariah Kompak Menguat. (Foto: Shutterstock)
Dream - Indeks syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) dan kurs rupiah kompak berbalik menguat pada perdagangan, Selasa 26 Maret 2019. Kecemasan investor akan kondisi ekonomi Amerika Serikat yang bakal melambat mulai dilupakan.
Tanda-tanda penguatan di bursa saham Indonesia telah berlangsung sejak sesi pembukaan dimulai. Seluruh indeks sektoral yang bergerak menguat membuat indeks syariah nyaman melaju di zona positif sepanjang perdagangan.
Dikutip dari papan perdagangan BEI, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), menguat 1,585 poin (0,84%) ke level 190,845. Meski belum mencetak rebound, ISSI kali ini terus bergerak menanjak setelah dibuka menghijau di level 190,000.
ISSI menembus level tertinggi di 191,047 dan menutup dua sesi perdagangan hari ini di zona hijau
Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), mencetak penguatan lebih tinggi. Menanjak 9,961 poin (1,43%), indeks berisi 30 bluechips syariah ini bertengger di level 705,909.
Sementara Indeks JII70 naik 2,905 poin (1,25%) ke level 235,183.
Aksi jual pada beberapa sektor saham mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 58,748 poin (0,92%) ke level 6.499,999.
Investor meramaikan lantai bursa kali ini. Penanam modal ramai membeli saham di sektor industri dasar, manufaktur, dan barang konsumsi. Indeks sektor melesat 1,82 persen, manufaktur 1,34 persen, dan barang konsumsi 1,2 persen.
Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah GMTD yang harga sahamnya menanjak Rp1.000, INTP Rp625, SMGR Rp475, AKRA Rp280, dan UNVR Rp225.
Sebaliknya, harga saham MKPI terkoreksi Rp675, TCPI Rp220, GDYR Rp200, UNTR Rp200, dan IDPR Rp158.
Dari pasar uang, rupiah menguat terhadap dolar AS. Dolar AS terkoreksi 81 poin (0,57%) ke level Rp14.104. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya