7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Dream - Investor Timur Tengah dan Asia masih minat menanamkan dananya di Rusia. Perburuan itu tetap berlanjut meski larangan dari pihak Amerika Serikat dan Eropa, untuk berinvestasi di negara itu karena keterlibatannya dalam krisis Ukraina.
Banyak perusahan Barat telah meninjau kembali bisnis mereka dengan perusahaan asal Rusia terkait sanksi tersebut. Hal ini tentu berdampak negatif bagi prospek ekonomi Rusia.
" Jelas, masalah geopolitik ini menyebabkan penundaan keputusan investasi beberapa investor AS," ujar Ketua The Russian Direct Investment Fund (RDIF) Kirill Dmitriev seperti dikutip dari Arabian Business, Sabtu, 22 November 2014.
" Tapi kita melihat ketertarikan dari investor Timur Tengah, China, dan investor Asia lainnya untuk jangka panjang dan kita percaya dengan komitmen mereka," tambahnya.
Dmitriev mengungkapkan kinerja perusahaan di negaranya yang bagus karena mampu melakukan efisiensi guna meningkatkan pendapatan. RDIF merupakan lembaga yang didirikan pada tahun 2011 oleh pemerintah Rusia untuk mendorong investasi dan perekonomian Rusia.
Sekitar US$ 15 miliar investasi asing ke negara itu sejak didirikannya lembaga ini. Dari jumlah itu, sebanyak US$ 7,3 miliar telah terealisasi.
Dmitriev percaya Rusia memiliki beberapa sektor yang menarik bagi investor asing seperti pertanian, energi, kesehatan dengan insentif pajak berupa bebas pajak selama lima tahun. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?