Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Cegah Teroris, Negara Arab Ini Tutup Rekening Organisasi Islam

Reporter : Ramdania
Jumat, 21 November 2014 13:01
Cegah Teroris, Negara Arab Ini Tutup Rekening Organisasi Islam
Aksi teroris yang semakin ramai di kawasan negara Arab memberikan ketidaknyamanan di kawasan tersebut. Menanggapi hal ini, otoritas perbankan di kawasan itu membuat aturan baru.

Dream - Pemerintah Uni Emirat Arab telah melarang bisnis dengan beberapa kelompok Islam, termasuk Ikhwanul Muslimin, bahkan Bank Sentral telah diizinkan untuk membekukan rekening kelompok muslim tersebut.

Pemerintah menyatakan tindakan tersebut guna memotong dana untuk kelompok yang diklasifikasikan sebagai teroris. Langkah ini menyusul pengumuman dari Perdana Menteri meski tidak disebutkan nama-nama organisasi yang diduga teroris.

Pihak Bank Federasi UEA juga telah mengatakan kepada bank-bank untuk tidak melakukan bisnis dengan organisasi yang diduga teroris ini.

" Ini sebagai bentuk penegakkan anti pencucian uang. Bank harus mematuhi undang-undang," Ketua Bank Federal UEA Abdul Aziz Al Ghurair seperti dikutip dari Arabian Business, Jumat, 21 November 2014.

Pada pekan lalu telah disebutkan 85 organisasi yang dianggap sebagai kelompok teroris, termasuk ISIS yang telah mengambil alih sejumlah bagian Suriah dan Irak, serta kelompok militan Syiah lain seperti gerakan Houthi Yaman.

Aksi teroris membuat kondisi negara-negara Arab memanas. UEA telah berusaha memperkuat aturan anti pencucian uang dalam beberapa tahun terakhir. Denda dan hukuman penjara bagi pelaku menjadi bagian dari amandemen undang-undang tahun 2002.

Pihak berwajib telah menindak sejumlah organisasi Islam dan pihak bank telah membekukan rekening bank serta aset para tahanan dan anggota keluarga.

Beri Komentar