Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kantor Pusat Facebook
Dream - Peringatan bagi para pencari kerja. Media sosial, khususnya Facebook, kini tak sekadar jadi ajang curhat. Perusahaan kini mulai banyak menggunakan Facebook untuk meneliti latar belakang calon pegawainya.
Survei terbaru menunjukkan, lebih dari 65 persen perusahaan menggunakan Facebook untuk mengecek informasi para pelamar. Biasanya, hasil penelusuran ini mempengaruhi keputusan diterima atau ditolaknya calon pegawai.
Studi yang sama juga menemukan, 42 persen pemberi kerja mempertimbangkan lamaran kerja berdasarkan hal-hal yang terungkap dalam Facebook.
Begitu pentingnya Facebook bagi perusahaan pencari tenaga kerja membuat para pelamar harus berhati-hati dalam menggunakan sosial media ini. Paling tidak mulai berhati-hati berbagi status atau komentar ketika tengah menjalani proses lamaran kerja.
Mengutip laman Arabnews, Jumat, 21 November 2014, para pelamaran kerja setidaknya harus menghindari 8 langkah atau informasi konyol yang bisa merunyamkan proses pencarian kerja Anda.
Ke delapan hal yang harus dihindari para pencari kerja itu adalah memaki dan bertengkar, memberikan komentar bernada rasis, pelecehan, ekstrimisme, tak sopan dan diskriminatif.
Para pencari kerja juga diimbau menghindari kebiasaan mem-posting foto-foto yang takkan mungkin dipakai kala bekerja atau menunjukan terlalu banyak bagian tubuh.
Mengkritik rekan kerja, mitra, atau teman kuliah juga bisa menjadi nilai minus di mata pemberi kerja.
Tak hanya status atau postingan sendiri, para pencari kerja juga harus mulai menyeleksi foto-foto di halaman Facebook teman yang memuat tampilan Anda dalam keadaan kurang sopan.
" Ingat, teman Facebook hari ini bisa jadi menjadi rekan kerja Anda suatu saat," ungkap laporan itu.
Hati-hati pula dengan komentar-komentar kurang sedap dari teman Facebook yang mungkin masih terpampang di halaman sosial media Anda.
Selain status dan foto, coba telisik aplikasi-aplikasi program apa yang ada dalam Facebook Anda. Segera hapus jika ada aplikasi aneh yang tak menunjukan pribadi Anda.
Terakhir, jangan ragu untuk keluar dari grup Facebook memalukan yang sudah Anda ikuti puluhan tahun.
Semoga dengan detil dan informasi yang tertuang dalam akun Facebook Anda, para pencari kerja akan terkesima dengan pribadi Anda. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya