Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Karyawan Menutupi Wajahnya Dengan Kedua Telapak Tangannya. (Foto: Shutterstock)
Dream – Kehidupan karier tidak selalu datar, tapi bergelombang. Ada kalanya seseorang bersemangat dalam bekerja. Ada saatnya pula seseorang jenuh dan kehilangan semangat kerja.
Berbicara kehilangan semangat kerja, ada saja masalahnya yang membuat seorang karyawan kehilangan gairah. Mungkin ada bos galak dan bisa jadi tanggung jawab yang membuat orang ingin menangis sedih.
Penyebab lainnya adalah bisa jadi tidak ada promosi jabatan yang diberikan.
Kalau sudah tidak ada gairah bekerja dan kondisi ini terjadi pada Anda, itu tandanya Anda harus mempercantik resume dan mencari pekerjaan baru.
Selain tidak bersemangat kerja, ada juga tanda-tanda yang meminta Anda untuk mencari pekerjaan baru. Berikut ini adalah tiga tandanya, sebagaimana dikutip dari The Muse, Jumat 26 Mei 2017.
Tidak Termotivasi
Anda sudah merampungkan pekerjaan, tapi juga mengakui bahwa itu adalah perjuangan sehari-hari untuk merampungkan tugas harian. Memaksa diri untuk duduk di meja kerja dan bersusah payah melewati daftar tugas membuat Anda merasa mencetak prestasi dengan kekuatan super. Jika terus-menerus merasa malas dan tidak termotivasi, itu tandanya Anda harus mencari pekerjaan baru yang lebih menantang dan membakar semangat kerja.
Tingkat Stres Tinggi
Rasa tertekan menjadi salah satu indikator seseorang harus mencari “ perahu” baru. Rasa stres itu seperti perutnya sakit, tidak berhenti menggigiti kuku, atau tidak sempat pergi ke toilet tanpa mengecek kotak masuk e-mail. Jika terus-menerus merasa tertekan dengan pekerjaan di kantor, lebih baik bersiap-siap mengajukan surat pengunduran diri.
Tidak Ingat Kapan Bersemangat Masuk Kerja
Tidak dapat dipungkiri hanya sedikit orang yang benar-benar langsung turun dari tempat tidur saat hari Senin. Tidak ada orang yang gembira sepenuhnya untuk mulai bekerja. Tapi, ingatkah Anda waktu terakhir merasa bersemangat masuk kerja, mendapatkan proyek baru, atau berpartisipasi dalam acara kantor? Jika tidak, itu maslahnya.
Berharap bisa semangat setiap hari bukanlah hal yang mungkin. Tapi, apabila setiap hari dipenuhi dengan perasaan takut bekerja, itu tandanya harus melepas pekerjaan lama dan mencari yang baru.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya