Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dua Indeks Syariah Kompak Melemah Pada Penutupan Perdagangan Hari Ini, Rabu 24 Mei 2017.
Dream - Indeks syariah " kebakaran" pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu 24 Mei 2017. Bahkan, kedua indeks ini tidak beranjak dari zona merah selama seharian.
Dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), melemah 0,669 poin (0,37%) ke level 182,536. Pada awal perdagangan, indeks ini melemah di level 181,475 pada pembukaan perdagangan, bahkan sempat menyentuh titik terendah di level 181,381.
Indeks bluechip syariah, Jakarta, Islamic Index (JII), pun serupa. Indeks JII turun 5,117 poin (0,69%) ke level 733,247. Sama dengan ISSI, indeks JII memerah di level 727,921 pada pembukaan perdagangan dan sempat berada di titik terendah pada 727,243.
Hampir semua indeks sektoral memerah pada penutupan perdagangan. Indeks yang terkoreksi paling dalam adalah indeks perdagangan yang turun 0,93 persen dan keuangan 0,83 persen.
Indeks yang menguat hanya dua, yaitu pertanian sebesar 0,31 persen dan industri dasar 0,2 persen.
Emiten-emiten keping biru syariah top gainer kali ini adalah AALI yang harga sahamnya naik Rp100, AKRA Rp50, PGAS Rp40, ASII Rp25, dan BSDE Rp25.
Sebaliknya, emiten-emiten JII yang menjadi top loser kali ini adalah UNVR yang harga sahamnya melemah Rp925, LPPF Rp500, UNTR Rp500, SILO Rp375, dan SMGR Rp100.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup sebesar Rp13.299 per dolar AS. Nilai ini hanya naik 2 poin jika dibandingkan dengan nilai tukar rupiah saat pembukaan yang sebesar Rp13.301 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya