Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Baru satu hari dibuka, pendaftar online seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2017 di Kementerian Hukum dan HAM serta Mahkamah Agung CPNS 2017 sudah mencapai 5400 pelamar. Jumlah tersebut berasal dari data yang diperoleh hingga Selasa, 1 Agustus 2017 pukul 15.00 WIB.
" Sekitar 3961 sudah melengkapi alias mengunggah data dengan lengkap," ujar Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan Iwan seperti dikutip dari laman Menpan.go.id, Rabu, 2 Agustus 2017.
Selain disesaki ribuan pelamar, proses pendaftaran online pada hari pertama kemarin juga diwarnai dengan berbagai keluhan yang disampaikan melalui sejumlah akun media sosial milik Kementerian PANRB. Hingga pukul 17.00 WIB kemarin, tercatat lebih dari 300 keluhan yang masuk melaui medsos.
Sebagian besar keluhan yang disampaikan terkait dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak terdaftar atau tidak ada datanya. Ada pula yang mengeluhkan NIK tidak keluar nomornya walaupun sudah melakukan pendaftaran online.
Untuk diketahui, dalam proses pendaftaran online seleksi CPNS kali ini pelamar diwajibkan menggunakan NIK yang sesuai dengan NIK dalam Kartu Keluarga.
Menghadapi keluhan tersebut, Ridwan mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Dari hasil penelusuran, pihak Dukcapil ternyata hanya bisa menerima satu juta permintaan per hari.
" Kami tengah memastikan lagi apakah itu hanya Dukcapil pada sscn atau Dukcapil seluruh Indonesia. Yang jelas satu hari Dukcapil hanya bisa menerima satu juta permintaan," jelasnya .
Terkait kemampuan laman sscn.bkn.go.id dalam menerima banjirnya pendaftar, Ridwan memastikan laman tersebut dapat diakses dengan baik dan tak sempat mengalami kesulitan diakses (down). " Web pendaftaran alhamdulillah lancar, meskipun website resmi BKN sempat down. Tapi kesimpulan secara keseluruhan alhamdulillah baik, dan 80 persen hanya terkendala NIK," imbuhnya lagi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya