Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
CEO Telegram (kiri), Pavel Durov, Menemui Menteri Komunikasi Dan Informatika, Rudiantara. (Foto: Kementerian Komunikasi Dan Informatika)
Dream – CEO Telegram, Pavel Durov, akhirnya bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Kedatangan Durov ke Indonesia terjadi setelah aplikasi percakapan tersebut diblokir pemerintah Indonesia.
Dalam perbincangan tersebut, Rudiantara mengungkapkan mereka sempat berbincang mengenai isu penanganan terorisme dan konten radikal yang kerap tersebar melalui aplikasi percakapan Telegram.
Keduanya juga membahas tindak lanjut dari penutupan 11 domain name system (DNS) layanan Telegram berbasis web.
“ Saya mengapresiasi Telegram yang responsif dalam menyikapi isu ini,” kata Rudiantara melalui keterangan tertulis diterima Dream, Selasa, 1 Agustus 2017.
Durov mengatakan Telegram punya komitmen yang sama dengan pemerintah Indonesia. Dia menyatakan pihaknya juga menaruh perhatian sangat besar terhadap ancaman terorisme global.
“ Penting buat pemerintah Indonesia dan Telegram untuk membuat joint statement terkait hal ini,” kata dia.
Usai pertemuan ini, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Samuel A Pangerapan, menangkap adanya itikad baik serta komitmen Telegram untuk menangani isu-isu terorisme dan konten radikal. Melihat komitmen itu, kata Samuel, pihaknya menyatakan blokir terhadap 11 DNS Telegram akan dipulihkan.
“ Minggu ini akan segera dipulihkan,” kata Samuel.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya