Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Pemerintah Sudah Lama Mengelola Dana Haji Dengan Menanamkannya Di Sukuk.
Dream – Keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta dana haji bernilai puluhan triliunan rupiah diinvestasikan menjadi polemik. Padahal dalam tujuh tahun terakhir, dana milik para calon jemaah haji itu sebetulnya sudah diinvestasikan ke sejumlah proyek infrastruktur lewat surat utang syariah (sukuk).
Dilansir dari Merdeka.com, Selasa 1 Agustus 2017, Anggota Komisi VIII DPR, Khatib Umam Wiranu, mengungkapkan dana haji sudah diinvestasikan untuk infrastruktur melalui Sukuk Dana Haji Indonesia (SDHI).
“ Dana haji sesungguhnya sudah sejak tujuh tahun lalu banyak diinvestasikan untuk infrastruktur melalui SDHI atau SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) yang berjumlah cukup besar, yaitu Rp35,2 triliun,” Khatibul di Jakarta, melalui keterangan tertulis.
Menurut data Direktorat Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima Dream, dana haji telah diinvestasikan di 18 seri SDHI. Nilai outstanding-nya sekitar Rp 37 triliun, atau angka pastinya Rp36,7 triliun. Jumlah yang paling sedikit ditanam ke SDHI sebanyak Rp1 triliun, yaitu SDHI seri SDHI-2020B, SDHI-2029A, SDHI2019C, dan SDHI202D, sedangkan yang terbanyak adalah SDHI-2022A dengan nilai outstanding sebesar Rp3,34 triliun. Sukuk ini memiliki tenor yang bervariasi, yaitu 3 tahun, 5 tahun, dan 10 tahun.
Dukungan dana haji yang mengendap diinvestasikan sebelumnya meluncur dari Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’ruf Amin. Dia menilai dana haji dapat diinvestasikan ke sektor-sektor aman seperti infrastruktur dan sukuk.
“ Kan memang boleh diinvestasi itu. Sekarang saja mungkin ada Rp35 triliun sudah digunakan untuk sukuk,” kata Ma’ruf.(Sah)
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?