Presiden Joko Widodo Meminta Pengelolaan Dana Haji Dilakukan Dengan Hati-hati. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengelolaan dana haji dilakukan dengan hati-hati. Sebab, dana tersebut adalah dana umat.
“ Silakan ditaruh di bisnis-bisnis syariah, tetapi ingat itu adalah dana umat. Entah dipakai untuk sukuk, infrastruktur, di bank syariah, semuanya harus dengan kehati-hatian. Sekali lagi ini adalah dana umat,” kata Jokowi di Pusat Perkampungan Budaya Betawi, di Setu Babakan, Jakarta, Minggu 31 J Juli 2017.
Dia mengatakan, dana haji itu harus ditaruh di tempat yang menghasilkan keuntungan yang baik untuk umat Islam. Mantan walikota Solo ini meminta pengelolaan dana haji harus dilakukan dengan cermat.
“ Semuanya harus dihitung. Semua harus dikalkulasi, harus mengikuti peraturan perundang-undangan yang ada. Sudah ada Badan Pengelola Keuangan Haji. Jadi, harus betul-betul itu dihitung, dikalkulasi,” kata dia.
Jokowi juga meminta agar pengelolaan dana itu juga dilakukan sejalan dengan regulasi yang ada. “ Yang penting jangan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” kata dia.
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%