4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
BNI Syariah Mencetak Laba Rp202,9 Miliar Pada Semester I 2018.
Dream – PT BNI Syariah mengantongi laba sebesar Rp202,9 miliar pada semester I 2018. Angka ini meningkat 23 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017 yang sebesar Rp165,1 miliar.
Peningkatan laba ini disebabkan oleh peningkatan pembiayaan, pendapatan berbasis biaya (fee based income)/FBI, dan dana murah.
“ Dari sisi bisnis, perseroan telah menyalurkan pembiayaan Rp25,1 triliun atau naik 11,4 persen,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 26 Juli 2018.
Firman mengatakan pembiayaan ini terdiri atas pembiayaan segmen komersial sebesar 22 persen, diikuti oleh Hasanah Card 14,6 persen, UKM 12,3 persen, consumer 7,8 persen, dan mikro 2,9 persen.
Dia mencatat, rasio pembiayaan bermasalah BNI Syariah sebesar 3,04 persen pada Juni 2018. Angkanya di bawah rata-rata industri yang mencapai 4,06 persen.
Dana pihak ketiga (DPK) BNI Syariah mencapai Rp32,4 triliun atau naik 21,5 persen. Angkanya lebih tinggi dari pertumbuhan industri yang sebesar 16,5 persen dengan jumlah nasabah 2,6 juta.
“ Komposisi DPK didominasi dana murah (giro dan tabungan) yang mencapai 52,8 persen,” kata dia.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
