Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Jokowi Bertanya Kepada Warganet Tentang Keinginan Mereka Terhadap Ibu Kota Baru.
Dream – Pemerintah telah memutuskan memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur. Melalui akun Instagram @jokowi, Presiden Joko Widodo bertanya kepada masyarakat tentang harapan mereka terhadap ibu kota baru nanti.
Menurut presiden yang beken dengan sapaan Jokowi itu, gagasan pemindahan ibu kota merupakan ide besar yang dicetuskan oleh Presiden Soekarno. Indonesia belum pernah menentukan dan merancang sendiri ibu kotanya.
Ibu kota negara juga pernah pindah ke Yogyakarta dan Bukittingi, Sumatera Barat, sebelum akhirnya balik lagi ke Jakarta. Namun, kesenjangan ekonomi antara Jawa dan luar Jawa semakin meningkat. Pemindahan ibu kota ke luar Jawa diharapkan dapat mendorong pembangunan, ekonomi, dan pendidikan merata sesuai dengan visi Indonesia Sentris.
Beban Jakarta juga sudah terlalu berat. Sudah menjadi ibu kota, Jakarta juga menjadi pusat bisnis, keuangan, perdagangan, dan jasa. Memindahkan pusat pemerintahan bisa membantu Jakarta menyelesaikan masalah kemacetan, polusi, banjir dan kepadatan penduduk.
Tak hanya Jakarta, beban Jawa juga akan berkurang. Apalagi, pulau ini berada di area cincin api sehingga rawan gempa bumi, gunung meletus, dan tsunami.
Jokowi mengatakan, sebaiknya Indonesia punya ibu kota pemerintahan yang " Indonesia Sentris" . Pemerintah telah melakukan studi insentif dan kajian mendalam, terutama tiga tahun terakhir.
Lokasi yang dipilih adalah Kalimantan Timur. Wilayah ini dipilih karena dinilai minim risiko bencana alam dan berada di tengah-tengah Indonesia.
Ibu kota di Penajam Paser dan Kutai Kertanegara juga dekat dengan kota yang sudah berkembang, yaitu Balikpapan dan Samarinda.
Infrastrukturnya lengkap. Plus, pemerintah sudah menguasai lahan seluas 180 hektare.
Jokowi juga menekankan ibu kota yang baru akan mencerminkan ke-Bhineka-an dan kekayaan alam Indonesia. Pembangunannya akan bersahabat dengan alam. Mantan wali kota Solo optimistis ibu kota anyar akan menjadi simbol Indonesia maju.
Itu keinginan dan harapan Jokowi terhadap ibu kota baru. Kini, dia bertanya balik kepada warganet tentang mimpinya terhadap ibu kota pemerintahan yang baru?
View this post on Instagram
Warganet langsung memberikan keinginannya terhadap ibu kota baru. Warganet menginginkan ibu kota baru tetap menjaga kelestarian, terutama melindungi hutan dan satwa.
“ Pak, bangun sekeren mungkin seramai mungkin, tapi satu Jangan ambil lahan hutan,” tulis @aryaarya230.
“ Tapi, saya harap untuk semua pembantu Pak Jokowi jangan merusak hutan untuk membangun infrastruktur #jagahutankita,” tulis @moonbeer.
“ Yang tidak mengganggu ekosistem alam, Pak,” tulis @vickyvaldi.
“ Yang penting satwa dan hutannya nggak ada jadi korban, Pak Presiden!” tulis @casingmanado.
Ada juga yang menginginkan pembangunan yang teratur dan terencana. Ada yang ingin transportasi publik yang maju untuk mengurangi warganya berkendara dengan kendaraan pribadi.
“ Yang tertata dan terencana,” tulis @dannyadamk.
“ Ibu kota yang mampu menjadi sorotan dunia dalam ekonomi dan kemajuan struktur dan infratruktur, Pak,” tulis @andikagccw.
“ Ibu kota yang ramah anak dan perempuan,” tulis @yuhanalbirra.
“ Ibu kota yang mencerminkan budaya Indonesia, modern dengan kearifan lokal, bersih kayak Singapura,” tulis @tantie_rachmawati.
“ Yang seperti Singapura, bersih banyak tumbuhan hijau dan taman-taman kota, transportasi terpadu, semua stasiun bersih, bebas sampah, wangi, dan ber-AC. Terminal bis contoh Malaysia, Pak. Bagus, rapi, terpadu. Nggak ada calo, nyaman, dan aman. Pedagang dilokalisir dan tidak berjualan sembarangan di pinggir jalan,” tulis @syariebeauty_byninit_real.
Ada warganet yang menginginkan ibu kota pemerintahan yang baru bebas dari ormas radikal. Ditambah lagi dengan penegakkan hukum yang kuat dan tak dijadikan sarang korupsi.
" Ibu kota yang enggak ada ormas radikalnya, Pak!" tulis @elmandofficial.
" Korupsi hukum mati, tegakkan hukum dengan adil @jokowi @kyai_marufamin," tulis @eccasekar.
" Ibu kota yang tanpa korupsi, Pak," tulis @thchelmet.
" Ibu kota yang tidak dijadikan sarang atau tempat korupsi. Harus dipimpin dengan sosok yang mementingkan rakyat, contonya kayak pak @ahokdjarot," tulis @agussetiawan_waank.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya