Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mulai Akhir Oktober 2017, Transaksi Tol Di Semua Gardu Tol Menggunakan Uang Elektronik.
Dream – PT Jasa Marga Tbk (Persero) angkat bicara tentang rencana pembagian uang elektronik (e-money) gratis di sejumlah ruas jalan tol. Di balik kartu gratis tersebut, ternyata ada dua pihak yang menanggung biaya untuk menggratiskan pembagian e-money tersebut.
“ BUJT dan perbankan secara bersama-sama, akan memberikan insentif, agar mempercepat pengalihan ke transaksi elektronik,” kata AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 11 Oktober 2017.
Heru mengatakan insentif diberikan dalam bentuk diskon, dimana BUJT dan bank masing-masing memberikan diskon Rp10 ribu untuk pembelian kartu perdana. Dengan demikian total diskon kartu perdana yang diberikan adalah sebesar Rp20 ribu.
“ Dengan adanya diskon Rp20 ribu tersebut, saat melakukan pembelian kartu perdana, konsumen tidak perlu membayar harga kartu perdana dan cukup membayar jumlah rupiah yang sama dengan saldo yang konsumen dapatkan,” kata dia.
Catatan Jasa Marga menemukan penetrasi transaksi non tunai di gerbang tol sebesar 79 persen. Itu berarti, ada 21 persen pengguna yang masih menggunakan uang tunai untuk membayar tol.
“ Diharapkan melalui program insentif ini 21 persen pengguna jalan tol dapat segera berpindah menggunakan transaksi elektronik, sehingga pada akhir Oktober target pemerintah untuk 100 persen transaksi elektronik di jalan tol dapat tercapai,” kata dia.
Heru mengatakan periode berlakunya penawaran ini adalah 16 Oktober 2017 – 31 Oktober 2017. Program ini lebih ditujukan kepada mereka yang belum memiliki kartu uang elektronik.
“ Yang sudah memiliki (e-money) dihimbau untuk tetap menggunakan kartu yang sudah dimilikinya dan menggunakan kartunya secara berkala dengan top up saldo melalui channel top up yang sudah disediakan oleh masing-masing bank penerbit uang elektronik,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya