Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Sahabat Dream pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Supermi, Indomie dan Sarimi. Ternyata ketiga produk mie instan tersebut berasal dari satu produsen sama, yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk, perusahaan milik Salim Grup.
Tiga merek mie instan tersebut awalnya tidak akur dan saling bersaing untuk menjadi yang terbaik di industri makanan Indonesia. Berbagai strategi ditempuh untuk menjadi nomor satu.
Pasalnya, sebelum tahun 1990-an produsen tiga mie instan tersebut berbeda.
Di antara tiga produk mi andalan Indofood itu, ternyata bukan Indomie yang menjadi produk mie instan pertama yang beredar di Indonesia, melainkan Supermi yang diluncurkan pada 1968.

Pada tahun 1968-1980, Supermi diproduksi oleh PT Lima Satu Sankyu.
Kemudian pada 1980-1993 diproduksi PT Supermi Indonesia. Pada 1993, perusahaan tersebut go public dan akhirnya dibeli Salim Grup melalui PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
Setelah dibeli Salim Grup, pemasaran Supermi kembali ditingkatkan. Pada 1996, Supermi juga menggandeng kembali Ira Maya Sopha yang pernah menjadi bintang iklan Supermi di tahun 1976.

Lalu Indomie pertama kali mulai dipasarkan pada tahun 1972, sedangkan Sarimi diluncurkan pada tahun 1982.
Sama seperti Supermi, awalnya Indomie bukan milik PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Tetapi mie instan tersebut diproduksi oleh PT Sanmaru Food Manufacturing Co. Ltd.
Pada tahun 1984 sebagian saham perusahaan dibeli oleh PT. Sarimi Asli Jaya. Lalu pada 1993 seluruh sahamnya dibeli oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Sementara itu, Sarimi sendiri awalnya diproduksi oleh PT Sarimi Asli Jaya tepatnya dari 1982 hingga 1990-an. Lalu pada 1993 seluruh sahamnya benar-benar dibeli oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
Selain tiga produk andalan yakni Supermi, Indomie, dan Sarimi, PT Indofood Sukses Makmur Tbk juga memiliki sederet produk mie instan lainnya, yakni Sakura, Pop Mie dan Mie Telur Cap 3 Ayam.
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol