Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Calon Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 3, Anies Baswedan.
Dream – Dalam debat Pilkada DKI semalam, calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan, dikritik Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tentang kurikulum bahaya narkoba. Dia disebut menolak kurikulum bahaya narkoba.
Menurut Anies, kurikulum pendidikan tentang bahaya narkoba dimasukkan ke dalam kurikulum yang dibuat ketika dirinya menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Dia pun menilai Ahok salah mendapatkan informasi tentang kurikulum bahaya narkoba.
Berita Anies Baswedan lainnya, bisa dibaca di Liputan6.com
“ Saya rasa info yang beliau (Ahok) dapat salah," ucap Anies, usai debat Pilkada DKI di Jakarta, Jumat, 13 Januari 2017.
Menurut Anies, petahana juga mendapat informasi yang keliru mengenai surat dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso, kepada Anies, saat menjabat Mendikbud. " Pak Gubernur (Ahok) menyebut tanpa ada dasar," ucap dia.
Meskipun mendapat serangan dari petahana, Anies pun menjawab kritik. Dia mengatakan akan melanjutkan program lima tahun pemerintahan DKI Jakarta yang sebelumnya, jika terpilih sebagai gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.
" Banyak yang dikerjakan Pak Jokowi, tapi saat beliau jadi presiden nggak diteruskan oleh Pak Ahok. Nah karena itu mereka (masyarakat) minta kepada saya Pak Anies bisa nggak Anda tuntaskan yang udah jalan? (saya jawab) Iya akan bisa," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya