Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
LazisMu Zakat Outlook 2017 (Dream.co.id/M Ilman Nafi'an)
Dream - Dana zakat di Indonesia menyimpan potensi yang begitu besar dan terus meningkat. Kondisi ini menandakan kesadaran umat Islam untuk menunaikan kewajiban Rukun Islam ke empat telah tumbuh
Berdasarkan data lembaga survei Public Interest Research and Advocacy Center (PIRAC), pada 2007, potensi zakat yang terkumpul ditaksir mencapai Rp9,90 triliun. Jumlah ini mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan dengan 2004 sebesar Rp4,45 triliun.
Direktur Utama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu), Andar Nubowo, mengatakan, pada tahun 2015 potensial zakat mencapai Rp286 triliun.
" Melihat potensi yang ada, LazisMu mengadakan Outlook Zakat 2017 bertujuan untuk memperkokoh konsolidasi Nasional LazisMu dan stakeholder," kata Andar di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Januari 2017.
Andar menuturkan, zakat diyakini mampu memberikan sumbangsih dalam mendorong keadilan sosial, pembangunan manusia, serta mampu mengentaskan kemiskinan.
Menurut Andar, LazisMu mencatatkan pengumpulan zakat pada 2010 mencapai Rp5.403.530.898. Dalam kurun waktu hingga 2016, jumlah dana zakat yang berhasil dikumpulkan LazisMu mengalami peningkatan menjadi Rp85.716.536.953.
" Untuk itu dicatat bahwa kenaikan rata-rata setiap tahun sejak 2010 hingga 2016 adalah 24,33 persen. Maka dalam menatap potensi zakat tahun 2017, LazisMu memproyeksikan target penghimpunan zakat sebesar Rp800 miliar dengan target pertumbuhan pengumpulan zakat sebesar 56 persen," ujar dia.
Andar menjelaskan dalam merumuskan program, LazisMu menganut definisi delapan asnaf sebagaimana termaktub dalam QS At Taubah ayat 60. Menurut dia, LazisMu memproritaskan golongan fakir, miskin, pengurus zakat, muallaf, memerdekakan budak, orang berutang, orang yang berjuang di jalan Allah, orang yang sedang dalam perjalan.
Selain delapan asnaf tersebut, LazisMu juga memiliki 13 rekomendasi program zakat hasil dari Muktamar Muhammadiyah. Program tersebut yakni membangun masyarakat ilmu, toleransi dan kerukunan umat beragama, peningkatan daya saing umat Islam, dan penyatuan kalender Islam.
Selain itu, juga pelayanan dan pemberdayaan kelompok difabel, pengendalian psikotropika dan zat adiktif, tanggap dan tangguh hadapi bencana, optimalisasi bonus demografi, gerakan jamaah lawan korupsi, jihad konstitusi, adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, pemanfaatan teknologi informasi, serta human trafficking dan perlindungan buruh migran.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
