Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Orang Belanja Di Supermarket.
Dream – Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi, meresmikan pembukaan supermarket Indonesia, Source of Fortune, di kota Al-Khor, Qatar. Pasar swalayan ini merupakan karya dari anak bangsa.
Swalayan ini merupakan pengembangan usaha yang dilakukan oleh pengusaha Aceh yang juga merupakan tokoh diaspora Indonesia, Mahdi Musa.
“ Pembukaan ini diharapkan dapat meningkatkan diplomasi ekonomi di Qatar,” kata Basri dilansir dari Merdeka.com, Senin 26 September 2016.
Menurut Basri, kehadiran supermarket milik pengusaha Indonesia merupakan bagian dari misi untuk meningkatkan ekspor dan diharapkan bisa meningkatkan kerja sama di bidang investasi, perdagangan, dan turisme antara Indonesia dengan Qatar.
Pembukaan supermarket ini juga diharapkan menjadi wadah pengusaha yang ingin melakukan ekspansi pasar ke Qatar.
“ Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memprioritaskan diplomatis ekonomi dalam hubungan kedua negara,” kata dia.
Sekadar informasi, Source of Fortune ini menjual makanan, minuman, sepatu, garmen, jaket, kosmetik, produk spa, dan produk kecantikan yang didatangkan dari Indonesia. Mahdi mengatakan di negara ini terdapat 1.500 orang Warga Negara Indonesia (WNI).
Supermarket ini dibangun berdasarkan permintaan dari komunitas diaspora Indonesia dan Asia yang bermukim di Al-Khor. Sebagai tambahan, supermarket ini juga merupakan pengembangan usaha pengusaha Aceh dengan pengusaha di Qatar, Jumah Ismail Al Boenain, dan Heri Kartono.
“ Nama Souce of Fortune ini digunakan karena pemerintah Qatar tidak mengizinkan tempat usaha yang menggunakan nama yang terkait negara asal pengusaha,” kata pemilik supermarket Qatindo di Doha.
Sekadar informasi, saat ini, ada delapan usaha milik pengusaha Indonesia di Qatar, yaitu Madani Mart Trading, Jakarta foodstuff, Tofu Cake and Cake Restaurant, Pearl of Beirut, Minang Restaurant, Central Restaurant, Griya Solo, Sizzlers, Seassons, dan Qatindo. Tak hanya ityu, ada juga beberapa usaha lainnya yang dilakukan secara online.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya