7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Menteri Kelautan Dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, Mengungkapkan Bahwa Susi Air Juga Terdampak Pandemi Corona.
Dream – Pandemi Covid-19 sepanjang tiga bulan di Indonesia telah memukul para pelaku usaha di sektor penerbangan. Banyak maskapai merugi akibat menutup operasionalnya demi menghindari kemungkinan penyebaran virus di dalam negeri.
Tak hanya perusahaan maskapai besar yang mengalami masalah tersebut. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang juga memiliki bisnis trasnportasi udara ini turut merasakan imbasnya.
Dikutip dari akun Twitter @susipudjiastuti, Kamis 4 Juni 2020, mantan menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, melontarkan pengakuan ini ketika mencuit ulang berita pemecatan ratusan pilot Garuda Indonesia.
Susi menyebut maskapai perintisnya, Susi Air, juga mengalami persoalan anjloknya jam penerbangan seperti dialami perusahaan pelat merah itu. Dikatakan hampir semua jadwal penerbangan Susi Air mandek gara-gara Covid-19.
“ Susi Air hampir 99 persen penerbangannya terhenti. Semua terkena dampak,” cuit Susi.
Susi mengaku harus menempuh keputusan sulit untuk tetap mempertahankan bisnis maskapainya tetap bertahan di tengah pandemik Covid-19. Langkah itu adalah merumahkan dan memecat sebagian karyawannya.
Dikatakan Susi sebagian pilot terpaksa dipecat akibat krisis yang dihadapi maskapainya.
“ Kami pun sama harus merumahkan dan mem-PHK karyawan karena situasi memang tidak memungkinkan,” kata dia.
“ Sebagian (pilot), iya,” kata Susi.

Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?