5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Seorang Miliarder Tertawa Bahagia. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pertumbuhan jumlah miliarder di Asia sangat pesat. Kini Asia bahkan melengserkan kawasan Amerika Utara sebagai “ rumah” para miliarder.
Dikutip dari CNBC, Minggu 20 Mei 2018, Wealth-X belum lama merilis sensus miliarder 2018. Hasilnya, jumlah miliarder di Asia meningkat 29,2 persen menjadi 784 orang pada 2017. Sementara di Amerika Utara, jumlah orang tajir melintir hanya naik 11,2 persen, menjadi 727 orang.
Kenaikan ini menandai pertama kalinya populasi miliarder Asia telah melampaui Amerika Utara. Jumlah miliarder di Asia mencapai 28,5 persen dari total miliarder dunia yang berjumlah 2.754 orang.
Yang paling banyak ada di Eropa. Jumlahnya 29,8 persen. Amerika Utara menduduki peringkat ke tiga dengan jumlah miliarder sebanyak 26,4 persen.
“ Rumah” miliarder ke empat adalah Timur Tengah. Proporsinya mencapai 6,9 persen. Yang ke lima adalah Amerika Latin dan Karibia. Jumlahnya mencapai 5,7 persen.
Tiongkok Memimpin
Tahun 2017, jumlah kekayaan di Asia meningkat 49,4 persen menjadi US$2,3 triliun (Rp32.568,27 triliun). Angkanya jauh di atas Amerika Utara yang kekayaannya tumbuh 22,8 persen dan Eropa 14,9 persen.
Tiongkok “ memimpin” dalam hal kekayaan Asia yang melonjak. Kekayaan hartawan di Negeri Tirai Bambu meroket 61 persen menjadi US$1,1 triliun (Rp15.576,11 triliun).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?