Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto Keluarga Rockefeller. (Foto: CNBC)
Dream – Sejak abad ke-19, Rockefeller merupakan keluarga kaya raya dan terpandang di Amerika Serikat. Keluarga ini punya pengaruh besar terhadap ekonomi, bisnis, politik, bahkan sejarah Negeri Paman Sam.
Tetapi, ada salah satu pria yang tidak tahu keluarganya kaya raya. Dia adalah David Rockefeller Jr.
Dikutip dari CNBC, David merupakan cucu miliarder Amerika Serikat sekaligus pendiri trah Rockefeller, John Davison Rockefeller. Dia tahu keluarga besarnya kaya raya dari teman-teman sekolahnya.
“Saya baru tahu saat orang-orang di sekolah memberi tahu saya ini orang kaya. Saya malah tidak tahu kalau keluarga saya kaya,” kata David.
Bos Rockefeller&Co. ini justru tidak merasa kaya. “Jadi, tidak setuju dengan mereka,” kata dia.
Keluarga Rockefeller memiliki aset sebesar US$11 miliar (Rp153,35 triliun) pada 2016, menurut Forbes. Kekayaan ini tidak serta-merta membuat keluarga Rockefeller hidup bermewah-mewahan.
Keluarga ini mengajarkan kesederhanaan kepada anak cucunya. Alih-alih membeli pesiar dan pesawat jet, keluarga ini justru membeli barang diskonan dan berdonasi ke lembaga amal dan tempat ibadah.
Keluarga ini juga jeli menghitung setiap sen yang dihasilkan dan dikeluarkan. Bahkan David mengaku menjalani masa mudanya seperti lazimnya anak-anak seusianya.
“Seperti anak laki-laki lain, saya akan membeli kartu bisbol dan permen karet,” kata David.
Malah, kata pria berusia 70 tahun itu, teman-teman sekelasnya yang menghabiskan banyak uang. Pernah suatu ketika David yang kala itu berusia 12 tahun, mengetahui temannya mengeluarkan uang US$50 (Rp697.061) untuk makan malam.
“Kami berpikir, ‘Ya, Tuhan’,” kata dia.
Peristiwa tersebut menyadarkan Davis keluarganya memberi pelajaran tak bernilai. Tak peduli seberapa banyak uang yang dihasilkan, yang penting adalah tanggung jawab atas kekayaan dan amal serta pengeluaran lainnya.
"Orangtua perlu memberikan contoh kepada anak-anak mereka dengan menunjukkan pengendalian (diri),” kata dia.
(Beq)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti