Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(http://shanghaiist.com/)
Dream - Bahkan, jika Anda bekerja untuk salah satu produsen elektronik terbesar di dunia dengan lebih dari 1 juta karyawan, cobalah untuk mengetahui bagaimana wajah bos besar Anda.
Jangan sampai meniru karyawan Foxconn yang justru memaki bos besarnya sesaat setelah makan siang.
Dua karyawan Foxconn benar-benar meninggalkan kesan pertama yang buruk untuk Terry Gou, setelah bos besar itu meminta mereka mematikan rokok.
Saat itu, Gou tengah berjalan dan melihat dua karyawan itu sedang merokok di dalam area bebas rokok di dekat ruang makan sebuah pabrik Foxconn di Shenzhen, Tiongkok.
Bukannya cepat-cepat mematikan rokok setelah ditegur bos besar, kedua karyawan tersebut malah memaki pendiri dan pimpinan Foxconn tersebut dengan berteriak, " Siapa kamu? Ini bukan urusanmu, sialan?."
Menurut The Paper, Gou tidak langsung marah dengan ulah kurang ajar dua karyawannya itu. Dia memanggil manajer pabrik dan bersama-sama, mereka memberi 'pelajaran' kepada kedua karyawan tersebut.
Kejadian Gou memarahi karyawannya tertangkap dalam sebuah video tujuh detik yang kemudian tersebar dengan cepat di seluruh jagat maya Tiongkok.
" Jika manajer tidak bisa memperbaiki kalian, maka saya yang akan bertindak," Guo berteriak. " Foxconn tidak butuh karyawan seperti kalian."
Foxconn, produsen perakitan elektronik Taiwan yang memasok perusahaan seperti Apple, memiliki masalah di Tiongkok di masa lalu.
Masalah yang paling signifikan menyangkut karyawan yang melakukan bunuh diri, meninggal karena terlalu banyak pekerjaan, memprotes dan berkelahi karena upah yang rendah.
Pada tahun 2012, Gou mengeluarkan pernyataan keras terkait masalah tersebut:
" Foxconn memiliki tenaga kerja lebih dari satu juta di seluruh dunia. Sebagai manusia juga sebagai binatang, mengelola satu juta hewan membuat saya sakit kepala."
(Sumber: shanghaiist.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya