Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Bank Indonesia (BI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah akan berkolaborasi untuk terus mengembangkan peran ekonomi dan sistem keuangan syariah dalam perekonomian Indonesia.
Lebih jauh, BI bahkan berharap serangkaian kebijakan dan dukungan yang ada bisa menempatkan Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.
Tekad BI tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Selasa malam, 24 November 2015.
" Arah kebijakan ini ditempuh melalui pengembangan instrumen moneter berbasis syariah dan pengembangan instrumen keuangan berbasis syariah baik untuk tujuan investasi maupun pengelolaan likuiditas," ujarnya.
Untuk memenuhi tujuannya itu, BI memastikan akan terus melakukan pendalaman pasar sukuk, penggalian potensi dana dari zakat dan wakaf, serta perumusan regulasi yang kondusif terhadap transaksi keuangan berbasis syariah. Termasuk didalamnya finalisasi inisiatif global Zakat Core Principles yang diprakarsai Indonesia.
Inisiasi tersebut bahkan telah diformalkan dalam bentuk pendirian Islamic Inclusive Financial Services Board (IIFSB) yang diharapkan berperan luas dalam mengembangkan dana keuangan sosial syariah ke semua negara Islam termasuk Indonesia.
" Kami berharap peningkatan peran Indonesia dalam pengembangan ekonomi dan sistem keuangan syariah global akan mendukung dan memantapkan langkah untuk menempatkan Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia," tegasnya.
Selama ini, Agus Marto mengklaim BI turut memprakarsai beberapa proyek pembiayaan syariah dunia. Peran aktif BI antara lain diwujudkan dengan dukungan kepada Pemerintah di forum G20 dalam mendirikan Islamic Investment Infrastructure Bank atau World Islamic Investment Bank (WIIB) dan Global Infrastructure Hub (GIH), sebagai wadah pembiayaan infrastruktur di negara berkembang.
Peran aktif dan kepemimpinan BI dalam bidang syariah juga ditunjukkan dengan diberikannya kepercayaan kepada BI mewakili Indonesia sebagai Ketua Islamic Financial Services Board (IFSB) - lembaga yang mengatur standard-standard keuangan syariah dunia - pada tahun 2015.
Sementara pada 2016, BI juga akan mewakili Indonesia sebagai Ketua International Islamic Liquidity Management (IILM), lembaga yang menerbitkan Sukuk Internasional berjangka pendek untuk memfasilitasi manajemen likuiditas lintas negara.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya