Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Grand Mekkah Hotel (Foto: Grandmakkah.com)
Dream - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) berencana menginvestasikan dana haji ke hotel di Arab Saudi. Investasi ini dipandang strategis lantaran dapat menjadi instrumen menekan ongkos ibadah haji jemaah Indonesia.
“ Kita bisa investasi jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan ibadah haji jadi harganya lebih murah dan bisa menekan cost,” ujar Ketua Badan Pelaksana BPKH, Anggito Abimanyu, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR di Jakarta, Selasa 27 Maret 2018.
Menurut Anadolu Agency, Anggito mengatakan, BPKH telah melakukan pendekatan ke sejumlah pemilik hotel di Saudi. Salah satu hotel yang masuk radar investasi adalah Grand Mecca Hotel.
“ Tapi kami belum bisa investasi, baru penjajakan. Kami baru bisa investasi setelah audit dana haji dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selesai,” kata Anggito.
Anggito menuturkan, saat ini BPKH sedang membuat rencana strategi jangka panjang tentang pengelolaan dana haji. Hal ini mengingat dalam Visi 2030 yang dicanangkan Saudi terdapat potensi penambahan kuota jemaah haji.
Anggito memprediksi jumlah jemaah haji akan bertambah dua kali lipat menjadi enam juta orang pada 2030. Menurut dia, hal itu bisa berdampak pada kebutuhan pembiayaan haji.
“ Ini berarti kebutuhan indirect cost kita bisa bertambah dua kali lipat menjadi Rp28 triliun. Jadi kita harus bergerak dari sekarang,” ujar Anggito.
(Beq)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya