7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Properti Mana Yang Menjadi Incaran Generasi Milenial? (Foto: Pixabay.com)
Dream – Generasi milenial ternyata punya pandangan sendiri soal hunian idamannya kelak. Generasi yang lahir antara tahun 1980-2000 ini lebih menyukai hunian vertikal daripada rumah tapak.
“ Pengunjung Rumah.com ini memang paling banyak para kaum milenial. Dari hasil surveinya, ada 60 persen pengunjung yang tertarik terhadap hunian vertikal. Kalau dulu, kita ingin punya hunian, ya, landed. Kalau sekarang tidak,” kata Country Manager Rumah.com, Marine Novita, di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 27 April 2018.
Marine mengatakan harga rumah yang dicari generasi Y ini sangat bervariasi. Mulai dari Rp100 juta sampai Rp500 juta. Tergantung kemampuan ekonomi masing-masing.
Agar mempermudah generasi milenial mencari hunian, Marine mencoba memberikan media secara visiual. Dengan begitu, calon pembeli bisa melihat kondisi rumah yang ditawarkan dari berbagai sisi dan desain interior.
Bagaimana dari sisi perbankan? PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) juga memberikan layanan untuk generasi milenial, yaitu menghadirkan rumahmurahbtn.com. Tujuannya agar bank pelat merah ini bisa menjaring generasi Y.
“ Untuk milenial, ada dua kategori: rumah subsidi dan non subsidi. Kalau yang subsidi itu harganya Rp100 jutaan, bisa didapatkan kaum milenial. Syaratnya juga mudah,” kata Direktur Consumer Banking BTN, Budi Satria.
(Sumber: Liputan6.com/Ilyas Praditya Istianur)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?