Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tekanan pelemahan regional dan global menyeret bursa saham syariah membuka awal pekan di zona merah.
Pasar modal Indonesia juga belum mendapatkan sinyal positif dari posisi investor asing. Di awal pekan ini, asing kembali menggelar aksi jual.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 10 Agustus 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,138 poin (0,09%) ke level 151,632.
Investor memulai awal pekan dengan mentransaksikan 22,80 juta saham bernilai Rp 6,76 miliar.
ISSI kembali dibuka melemah 0,118 poin (0,08%) ke level 151,652 di sesi pembukaan.
Hingga 7 menit pertama, ISSI masih belum sanggup keluar dari zona merah. ISSI malah makin tertekan koreksi harga saham dari 47 emiten syariah. Sebaliknya, 30 emiten sukses masuk zona hijau.
Tak adanya sentimen positif dari global juga memaksa indeks saham bluechips syariah memulai awal pekan dari zona merah.
Indeks Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini terkoreksi 0,833 poin (0,13%) ke level 630,936 di sesi prapembukaan.
Kondisi tak berubah di sesi pembukaan. Indeks JII JII kembali melemah 0,740 poin (0,12%) ke level 631,029. Lebih dari separuh penghuni JII sudah tertekan ke teritori negatif.
Di awal pekan ini bursa saham Indonesia memang masih belum keluar dari tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan dibuka melemah 8,897 poin (0,19%) ke level 4.761,406.
IHSG kembali terkoreksi 9,094 poin (0,19%) ke level 4.761,209
Lantai bursa telah mentransaksikan dana Rp 14,14 miliar dengan 33,09 juta saham yang berpindahtangan
Emiten industri aneka kali ini menjadi pemberat laju indeks saham. Diikuti keuangan dan pertambangan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya