Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Target ambisius kunjungan wisatawan sebanyak 12 juta orang turis mancanegara selama 2016 membuat Kementerian Pariwisata semakin agresif. Kementerian pun meningkatkan kerja sama dengan PT Garuda Indonesia Airlines Tbk.
Dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat 29 April 2016, kerja sama dengan tema " Pengembangan Pemasaran Pariwisata Indonesia" ini merupakan dukungan Garuda Indonesia dalam mengembangkan pariwisata nasional. Target utamanya adalah mempercepat realisasi pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 12 juta wisatawan dan 260 juta perjalanan wisatawan nusantara pada tahun 2016 ini.
Penandatanganan nota kesepahaman ditandatangani Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo dan Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara serta disaksikan oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya.
Dalam kesepakatannya, kedua pihak bersama-sama akan berupaya meningkatkan aktivitas pemasaran pariwisata mancanegara dan nusantara yang mencakup kegiatan branding dan advertising. Termasuk pelibatan media massa untuk membantu mempercepat realisasi pencapaian target.
" Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang pariwisata dan Garuda Indonesia melalui berbagai progam dan kegiatan promosinya telah melaksanakan berbagai upaya untuk mempromosikan pariwisata Indonesia," kata Arif.
Dia menambahkan, jaringan penerbangan luas yang dimiliki Garuda mencakup rute nasional dan mancanegara akan mempermudah wisatawan berkunjung ke Indonesia.
Sementara itu, Arief mengatakan pemerintah mengharapkan ada kerja sama yang baik antara kedua belah pihak.
Indonesia, kata Arief, merupakan negara yang memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata untuk ditawarkan kepada baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik, seperti ragam kebudayaan, seni, sejarah, serta keindahan alamnya.
" Kementerian Pariwisata dan Garuda Indonesia akan dapat terus menciptakan inovasi-inovasi baru yang dapat menarik wisatawan untuk datang ke Indonesia," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya