Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Pemerintah Menganggarkan Dana Rp130,03 Triliun Untuk Penanganan COVID-19, Termasuk Vaksinasi. (Foto: Ilustrasi/Liputan6.com)
Dream – Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan bahwa pemerintah mengalokasikan dana Rp130,03 triliun untuk penanganan Covid-19. Dana itu untuk vaksinasi, perawatan, serta testing dan tracing Covid-19.
“ Dana yang sangat besar,” tulis dia di akun Instagramnya, @smindrawati, Senin 19 April 2021.
Menurut Sri Mulyani, dana sebesar itu setara dengan pembangunan 9.352 kilometer jalan atau pembangunan 293.222 meter jembatan. " Atau pembangunan 67.708 unit sekolah," tambah dia.
Tak hanya itu, anggaran Covid-19 ini juga setara 50 kali pembangunan Bendungan Umbulan, 973 kali pembangunan Pasar Legi Ponorogo, 254 kali renovasi Masjid Istiqlal, dan 50 kali renovasi Gelora Bung Karno.
Anggaran 130,03 triliun, lanjut Sri Mulyani, juga setara dengan 5 kali pembangunan Tol Kayu Agung-Palembang, 161 kali pembangunan Jembatan Teluk Kendari, 100 kali pembangunan Jembatan Holtekamp/
“ Inilah bentuk keseriusan Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 karena ini tidak hanya menyangkut hidup manusia, tapi juga keberlangsungan pembangunan negara Indonesia,” tulis dia.
Tapi, anggaran yang sangat besar ini tak bisa maksimal manfaatnya kalau tak didukung oleh masyarakat Indonesia, kata Sri Mulyani. Dukungan itu berupa keseriusan masyarakat dalam menjaga disiplin kesehatan.
Dia meminta masyarakat yang telah divaksinasi COVID-19 maupun yang belum, untuk waspada terhadap penyebaran COVID-19. Sri Mulyani juga mendorong masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M.
“ Baik yang telah divaksinasi maupun yang masih menunggu divaksin, ayo selalu waspada terhadap penyebaran Covid-19. Kita tetap patuhi protokol kesehatan dan terapkan 3M!” tulis Sri Mulyani.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya