Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ada Pegawai Yang Nekat Kawin-cerai Beberapa Kali Dalam 37 Hari Demi Cuti Berbayar. (Foto: Ilustrasi/shutterstock)
Dream – Ada-ada saja cara yang dilakukan oleh pria Taiwan untuk memperpanjang cuti berbayar dari pekerjaannya. Pria ini menikah 4 kali dan bercerai 3 kali dalam kurun waktu 37 hari.
Dikutip dari Oddity Central, Minggu 18 April 2021, menurut hukum di Taiwan, seseorang berhak cuti berbayar 8 hari kerja ketika menikah. Pria yang diketahui merupakan juru ketik ini menikah pada 6 April tahun lalu.
Kemudian, pada hari ke-8 cuti nikah, pria itu menceraikan sang istri dan menikahi lagi pada keesokan harinya. Ini dilakukan hingga akhirnya sang pria itu menikah untuk ke empat kalinya. Tentu saja, berdasarkan akumulasi, seharusnya pria itu mendapatkan cuti berbayar sebanyak 32 hari.
Juru ketik ini bekerja di sebuah bank. Saat bercerai kemudian menikai wanita yang sama keesokan harinya, perusahaannya menemukan keanehan. Kemudian, bank tersebut menolak memberikan cuti berbayar delapan hari lagi.
Tak terima menerima keputusan bank, pegawai tersebut membuat aduan kepada Departemen Tenaga Kerja di Taipei, Taiwan. Dia menuduh bank melanggar hukum dengan tidak mematuhi aturan cuti tenaga kerja.
Dinyatakan bahwa karyawan berhak atas cuti 8 hari berbayar ketika menikah. Karena sudah menikah 4 hari, harusnya dia mendapatkan cuti 32 hari. Begitu isinya.
Departemen ini menyelidiki masalah tersebut. Departemen ini memutuskan menjatuhkan denda senilai 20 ribu dolar Taiwan (Rp10,72 juta) pada Oktober 2020. Pihak bank pun mengajukan banding bahwa kawin-cerai sebanyak empat kali ini bukanlah faktor yang sah untuk mengajukan cuti pernikahan.
Kemudian, departemen tersebut menilai pekerja tersebut tidak melanggar hukum—meskipun perilakunya tidak etis.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya