4 Tips Mengontrol Jam Tidur Selama Periode Jaga Jarak

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 31 Maret 2020 18:12
4 Tips Mengontrol Jam Tidur Selama Periode Jaga Jarak
Ini juga membuatmu lebih produktif.

Dream - Sebelum masa karantina, mungkin kamu termasuk tipe perempuan yang mengalami kesulitan tidur. Yang mengherankan, di masa jaga jarak (social distancing) seperti saat ini kamu justru semakin gampang tidur. 

Jika biasanya sangat sulit mendapatkan waktu istirahat yang cukup, kini kamu lebih sering berada di tempat tidur bahkan sampai ketiduran. Jadi jangan heran jika ada yang menyebut kamu Pelor atau `Nempel Molor`.

Tapi ingat ya, terlalu banyak tidur juga tidak baik bagi kesehatan.

Dilansir dari Miss Kyra, berikut tips mengatur jam tidur saat menjalani masa social distancing.

1. Menjauhi Tempat Tidur

 Tidur Cukup© Shutterstock.com

Menghabiskan waktu di rumah bisa membuatmu merasa malas. Kamu melakukan semua kegiatan di tempat tidur. Untuk mengatasinya, jauhi tempat tidur ketika beraktivitas. Pergilah ke tempat tidur hanya ketika ingin beristirahat.

2. Mengontrol Jadwal

 Mengatur Jadwal© Shutterstock.com

Kontrol waktu beraktiivitas dan beristirahat. Mungkin, kamu tidak akan langsung tertidur ketika ada di tempat tidur. Tapi, cara ini akan mempermudah tidur di waktu yang sudah ditentukan.

3. Berolahraga di Rumah

 Berolahraga di Rumah© Shutterstock.com

Berolahraga akan memperlancar peredaran darah dan membuat kita lebih mudah tertidur. Tapi, jangan berolahraga sebelum tidur. Lakukanlah di pagi, siang atau sore hari.

4. Mendengarkan ASMR

 Mendengarkan ASMR© Shutterstock.com

ASMR atau autonomous sensory meridian response membantu menenangkan pikiran dan mempermudah tertidur. Dengarkanlah beberapa audio ASMR yang dapat membuatmu tenang.

1 dari 7 halaman

Cuma Tidur, Kamu Bakal Dibayar Rp25 Juta

Dream - Ada kalanya kantuk menyerang saat kamu sedang bekerja. Ingin tidur, tapi tidak bisa.

Tidur tidak bisa membayar sederet tagihan yang kamu punya. Jadi, kamu harus tetap bekerja, kan?

Jika kamu merasa lelah tapi harus tetap bekerja, perusahaan ini memberikan penawaran yang menarik. Kamu akan mendapat bayaran hanya untuk tidur. Ya, tidur.

Dikutip dari World Of Buzz, Rabu 11 Maret 2020, perusahaan di Nottingham, Inggris, Hillary, mencari seseorang yang bersedia tidur setiap malam dalam 15 hari di kantor perusahaan.

Perusahaan ini siap membayar 1.400 poundsterling (Rp25,88 juta) jika ada yang bersedia.

2 dari 7 halaman

Dampak Cahaya dan Suara terhadap Kualitas Tidur

Perusahaan itu ingin meneliti dampak cahaya dan suara ketika seseorang beristirahat. Kandidat yang terpilih nantinya tidur dengan peralatan monitoring tidur.

Dengan begitu, pakar bisa melihat kondisi yang berbeda dan pengaruhnya terhadap kualitas tidur. Misalnya, pengaruh tidur dengan gorden tertutup.

Saat bangun, kandidat akan diminta untuk mengisi kuesioner. Dengan begitu, perusahaan bisa memahami hasil penelitan dari beragam lingkungan. Menarik, ya, Sahabat Dream.

3 dari 7 halaman

Cuma Tidur, Pria Ini Dapat Hadiah Rp151 Juta

Dream - Seorang aktor amatir menjadi “ selebritis” dadakan di platform Tiongkok, Douyin. Dia mendapatkan banyak uang dari siaran langsung…yang menampilkan dirinya tidur.

Dikutip dari Oddity Central, Minggu 1 Maret 2020, lelaki bernama Yuansan menyiarkan langsung tidur di Douyin pada 9 Februari 2020. Kala itu, dia hanya ingin memastikan apakah tidurnya mendengkur atau tidak.

Menariknya, keesokan harinya, siaran itu menarik ratusan ribu pandangan dan sekitar 800 ribu pengikut baru di channelnya.

Lonjakan penonton yang tak terduga mendorong streamer muda untuk mengulangi penampilannya beberapa kali. Alhasil, salurannya menjadi viral dan mengumpulkan sampai 18,5 juta penonton dan hampir punya 1 juta pengikut.

Yuansan menawarkan jenis konten lain kepada penonton. Tapi, yang diinginkan mereka hanyalah ingin melihatnya tidur.

“ Saya bosan. Jadi, saya memutuskan untuk menyiarkan langsung diri saat tidur. Tapi, saya tak berpikir pengguna internet akan lebih bosan daripada saya,” kata dia dalam video yang diunggah di saluran medsosnya.

Yuansan mengaku tak ingin lagi menyiarkan diri yang tidur. “ Terima kasih teman-teman karena datang menemui saya hari ini. Tapi, saya tidak berencana untuk siaran langsung dalam waktu dekat,”kata dia.

4 dari 7 halaman

Dapat Hadiah Rp151 Juta

Sayangnya, setiap kali mencoba mengunggah video pendek yang memamerkan keterampilan aktingnya, para penonton bertanya kapan dirinya akan tidur. Kadang-kadang mereka meminta Yuansan untuk tidur saat waktunya nanggung.

Yuansan tahu itu hanya iseng. Dia sangat senang mencoba untuk konten lain. Dikatakan bahwa siaran langsung yang tak diduga itu, membuatnya mendapatkan hadiah virtual senilai 76 ribu yuan (Rp151,53 juta).

Keberhasilan Yuansan ini diyakini terkait dengan wabah virus corona yang menjangkit Tiongkok. Jutaan orang terkurung di rumah dan mencari cara untuk menghibur diri sendiri. Rupanya, menonton orang yang sedang tidur di internet bisa menjadi hiburan.

5 dari 7 halaman

Multijutawan Dicemooh, Bikin Bak Sampah Buat Tempat Tidur Gelandangan

Dream - Seorang multijutawan menemukan cara unik untuk menangani masalah tunawisma. Dia menanamkan uangnya untuk membangun tempat tidur bagi warga yang hidup menggelandang.

Namun metode yang dipakai hartawanini unik sekaligus membuat dahi mengeryit. Dia membuat tempat tidur unik berbentuk tempat sampah.

Dikutip dari Mirror, Rabu 12 Februari 2020, multijutawan nyentrik bernama Peter Dawe membuat tempat sampah berengsel yang memudahkan para tunawisma masuk dan berbaring di dalamnnya.

 

  © Dream

 

Untuk biaya pembuatan, Dawe hanya menghabiskan uang 100 poundsterling atau Rp1,78 juta.

Pengusaha sekaligus politisi di Partai Brexit ini optimistis penemuannya berdampak besar. Ide ini tercetus dari tayangan tunawisma yang mengeluh karena ditendang saat tidur.

“ Jika berbaring di jalan dengan kantong tidur, itu sangat rentan,” kata dia.

6 dari 7 halaman

Lebih Nyaman di Tempat Sampah daripada di Tenda?

Dawe beralasan tidur di dalam tempat sampah lebih nyaman daripada tenda dan bisa tahan badai.

“ Sangat nyaman dan kering. Ini adalah desain Marmite,” kata dia.

Untuk membuktikan klaimnya tersebut, Dawe mengaku pernah mencoba tidur selama 10 menit di dalam tempat sampah itu. saat tak dipakai, tempat itu bisa digunakan sebagai ruang penyimpanan pakaian dan barang-barang lainnya pada siang hari.

7 dari 7 halaman

Dicemooh, dan Tak Ada yang Mau Coba

Dawe membawa dua purwarupa ke tempat penampungan tunawisma di Cambridge, Inggris. Seperti sudah diduga, tak ada satu pun tunawweisma yang mau mencobanya.

Malah, penemuannya dicemooh di media sosial. Seorang kolumnis, Ros Wyne Jones, mengatakan seorang tunawisma takut jika harus tidur di tempat sampah saat cuaca buruk. 

Kemudian, warganet bernama Matthew Taylor, mengatakan penemuan itu adalah yang terburuk dan merendahkan tunawisma. 

“ Ingatlah bahwa kamu bisa membeli tenda murah untuk harga itu. Tenda benar-benar berguna untuk tidur,” kata dia.

Beri Komentar