Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Kebanyakan pasangan memilih malam hari untuk bercinta. Mereka ta sadar para ilmuwan justru menganjurkan untuk memulai hubungan suami istri di pagi hari. Waktu tersebut dianggap bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bahagia.
" Bercinta saat matahari terbit bisa mengeluarkan oxytosin, ini bermanfaat untuk membuat pasangan merasa dicintai dan terikat sepanjang hari," tutur penulis dan pakar hubungan seksual, Debby Herbenick, Ph.D, dikutip Dream dari laman Womenshealth, Minggu, 810April 2016.
Herbenick menjelaskan, berhubungan di pagi hari banyak mendatangkan manfaat diantaranya memicu adrenalis sehingga membakar 300 kalori dalam setiap jam. Hal itu tentu baik untuk para istri yang sedang menjaga berat badan dan juga meminimalisir risiko diabetes.
Selain itu setiap gerakan tubuh bisa melancarkan peredaran alirah darah, terutama di pagi hari. Herbenick menyebutkan bercinta sebelum memulai aktivitas bisa juga memperkuat sistem kekebalan tubuh.
" Saat mencapai tahap klimaks, tubuh mengeluarkan zat kimia baik yang berfungsi terhadap kinerja kenaikan hormon estrogen. Hal ini baik untuk kondisi tekstur kulit, rambut dan kuku seorang wanita. Sehingga secara tidak langsung wanita terlihat lebih cantik dengan kulit pipi merona," tuturnya.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012