Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Kemanaajaboleeh.com)
Dream - Autisme pada anak kerap membuat anak tersebut dikucilkan lantaran ia terperangkap dalam dunianya sendiri.
Namun, menurut Liza Marielly Djaprie, Psikolog Klinis dan Hipnoterapis, ada cara asyik yang dapat membantu terapi anak autis.
"Anak autis itu kan permasalahannya they are living in their own world. Justru dengan diajarkan bermain LEGO jadi bagus," ujar Liza di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat 11 Agustus 2017.
Liza menceritakan jika permainan LEGO dapat membantu anak autis untuk fokus dan berinteraksi dengan orang lain sehingga ia tak lagi terperangkap dalam dunianya.
"Tentunya harus dilakukan secara bertahap, persistensi diajarkannya. Bisa mulai diperkenalkan dulu dengan bentuk LEGO yang besar baru ke yang kecil," imbuh Liza.
Dengan mengajak anak autis bermain LEGO, anak tersebut perlahan dapat belajar berinteraksi dengan orang lain, mengembangkan imajinasi, dan dapat duduk diam fokus membangun LEGO.
"Tentunya harus dibarengi dengan aktivitas lain seperti menggambar. Karena kalau dilakukan terus menerus itu-itu saja, nanti justru mencapai titik jenuh," jelas Liza.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari