Bukan Sehat, Konsumsi Suplemen Berlebihan Bisa Berbahaya!

Reporter :
Jumat, 24 Mei 2019 04:29
Bukan Sehat, Konsumsi Suplemen Berlebihan Bisa Berbahaya!
Pastikan mengonsumsinya dengan dosis yang tepat.

Dream - Suplemen atau multivitamin selalu jadi andalan untuk membuat tubuh tetap fit. Terutama saat menjalani ibadah puasa seperti sekarang. Jika sesekali mengonsumsinya tidak masalah, tapi jangan terlalu sering.

Sebuah studi di jurnal American Medical Association pada 2016 melaporkan orang Amerika menghabiskan lebih dari 30 juta dolar dalam setahun untuk suplemen. Kebanyakan dari orang dewasa mengonsumsi suplemen dalam waktu 30 hari.

Mereka biasanya secara rutin mengonsumsi lebih dari satu suplemen sehari bahkan beberapa mengonsumsi secara berlebihan.

Para peneliti mengetahui bahwa orang yang mengonsumsi vitamin dan mineral dari makanan biasanya akan hidup lebih lama dengan kondisi kesehatan yang lebih baik. Namun, saat nutrisi tersebut disajikan dalam bentuk pil, efek yang diberikan belum tentu sama.

Contohnya, sebuah studi pada 2015 menemukan bahwa konsumsi suplemen diet tidak dapat menurunkan risiko kanker. Beberapa studi lain juga termasuk studi dalam jurnal The American College of Cardiology menemukan bahwa suplemen regular tidak memiliki efek apapun pada kesehatan jantung atau risiko kematian dini.

" Kami menemukan efek netral. Dengan kata lain hal ini tidak memiliki pengaruh apapun," kata Professor Medicine and Nutritional Sciences Unniversitas Toronto David Jenkins dikutip dari Health.

1 dari 1 halaman

Efek Samping Konsumsi Vitamin Berlebihan

Jika mengonsumsinya secara berlebihan, maka bisa muncul keluhan. Misal, konsumsi vitamin C dosis tinggi dapat membuat kram perut dan diare.

Konsumsi dosis tinggi lainnya dari vitamin A, vitamin D, dan nutrisi lain dapat menyebabkan komplikasi serius dalam jangka panjang seperti masalah ginjal atau liver bahkan penyempitan pembuluh darah.

 Vitamin

" Kami mempelajari hal penting bahwa saat kita mengisolasi nutrisi dari makanan dan menaruhnya jadi dosis tinggi dalam suplemen. Hal tersebut mungkin dapat memberikan dampak yang tidak diharapkan," kata Beth Kitchin.

Lalu, suplemen yang memiliki kandungan kafein dan ragi beras memiliki potensi berbahaya meski dalam dosis rendah. Beth juga mengatakan bahwa konsumsi suplemen dosis yang tepat. Untuk itu sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen tertentu.

(Sah, Laporan Khairuni Cesario/ Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar
Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida