Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Mengalami GERD. (Source: Shutterstock)
Dream - Penyakit lambung seperti GERD (Gastroesofageal Reflux Disease) merupakan salah satu gangguan pencernaan yang belakangan semakin sering didengar. Gangguan pencernaan tersebut bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Gejala GERD pada setiap orang mungkin bisa berbeda-beda. Mulai dari nyeri di ulu hati, dada terasa panas atau terbakar, hingga mual dan muntah. Terkadang, perut bisa terasa kembung dan keras serta kepala terasa sakit ketika mengalaminya.
Seseorang yang sudah tidak tahan dengan gejala berat penyakit lambung bahkan bisa pingsan atau dilarikan ke UGD (Unit Gawat Darurat) untuk mendapat penanganan.
Mereka yang sudah mengetahui tubuhnya memiliki gangguan lambung seperti GERD ini hendaknya mengetahui tindakan antisipasi untuk menghindari kambuhnya penyakit lambung tersebut. Selain tidak telat makan, pemilik akun Instagram Dokter Rudi, @itsdoktermuda, membagikan beberapa kiat mencegah dan mengatasi kekambuhan penyakit lambung atau GERD.

Foto: Shutterstock
Posisi tidur yang datar bisa meningkatkan potensi naiknya asam lambung. Jika posisi tidur tidak diubah, kamu bisa mengalami GERD. Ubahlah posisi tidur dengan meninggikan bantal kepala sebanyak 15 sentimeter agar asam lambung tetap pada tempatnya.

Foto: Shutterstock
Anjuran ini bukanlah hal baru. Beberapa pakar telah menyarankan untuk makan paling lambat 3 jam sebelum tidur. Terutama, bagi orang yang memiliki riwayat penyakit lambung.
Hal tersebut diakibatkan asam lambung yang bekerja setiap mengonsumsi makanan untuk membunuh kuman tidak dapat langsung berhenti selama beberapa jam setelah makan.
Jadi jika langsung tidur ketika asam lambung masih membantu pencernaan makanan, kamu bisa terkena penyakit lambung. Apalagi, jika posisi tidurmu salah.

Foto: Shutterstock
Selain menyebabkan kenaikan berat badan, makan terlalu banyak dapat membuat lambung penuh. Akhirnya, asam lambung pun lebih mudah naik ke esofagus dan menyebabkan GERD. Maka dari itu, Dokter Rudi menyarankan untuk makan sedikit dengan intensitas lebih sering.

Foto: Shutterstock
Keempat hal tersebut sama-sama memiliki kandungan yang mampu membuat katup lambung atas terbuka. Akibatnya, asam lambung pun naik dan menyebabkan nyeri di ulu hati.

Foto: Shutterstock
Berat badan yang tidak ideal dan stres berlebih dapat meningkatkan risiko GERD. Itulah mengapa sangat penting untuk menjaga berat badan agar tetap ideal dan mengontrol stres. Kamu bisa melakukan dua hal tersebut dengan berolahraga secara rutin.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
