Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Http://happybirthdaypage.com/)
Dream - Selain bersin, berciuman juga selalu dilakukan dengan mata tertutup. Selama ini mungkin banyak yang menerima hal itu sebagai sesuatu yang lumrah. Namun ada alasan ilmiah di balik itu semua.
Menurut para peneliti di Royal Holloway, University of London, yang sedang meneliti tentang indera peraba dan penglihatan. Hanya ada satu alasan mengapa kita selalu menutup mata saat berciuman.
Yaitu karena otak kita tidak mampu menangani dua tugas sekaligus yang melibatkan sensor peraba dan penglihatan. Bagi otak manusia, area di antara kedua sensor itu dianggap sebagai area abu-abu yang tidak terjangkau.
Jadi otak mengalami kesulitan menerjemahkan rasa dari berciuman sementara mata bekerja menikmati pemandangan di depannya.
Namun kesimpulan itu tidak didapat tim peneliti dengan menyuruh subjek penelitian untuk berciuman.
Subjek penelitian hanya diminta untuk melakukan uji visual sambil mengukur respon mereka saat memegang benda di depannya.
The Independent dalam laporannya menyebutkan subjek penelitian diminta mencari huruf dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Kemudian ketika menemukan huruf tersebut, respon tangan mereka saat memegang huruf diukur.
Hasilnya, subjek penelitian kurang responsif terhadap indera peraba ketika mata mereka melakukan lebih banyak tugas mencari huruf.
Jadi saat menutup mata, alat indera tubuh lain bekerja lebih baik, terutama indera peraba. Sehingga tidak heran jika menutup mata saat berciuman bisa memberikan sensasi lebih baik dibandingkan dengan mata terbuka.
Polly Dalton dan Sandra Murphy dari Royal Holloway membagikan temuan mereka ini di Journal of Experimental Psychology: Human Perception and Performance.
(Ism, Sumber: mirror.co.uk)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya