Ini yang Terjadi Jika Tak Ganti Underwear Setiap Hari

Reporter : Ratih Wulan
Jumat, 9 Desember 2016 08:29
Ini yang Terjadi Jika Tak Ganti Underwear Setiap Hari
Pakaian dalam yang kotor dapat menyebabkan area kewanitaan menjadi bau busuk bahkan menyebabkan infeksi.

Dream - Daerah kewanitaan harus selalu dijaga kebersihannya. Salah satunya dengan berganti pakaian dalam setiap hari. Terutama untuk setiap Muslimah yang harus menjaganya dari najis sebelum beribadah.

Namun, apa yang akan terjadi ya jika terpaksa memakai underwear yang sama lebih dari satu hari? Dilansir dari Boldsky, pakaian dalam yang dipakai seharian menyerap keringat dan racun. Sehingga kotor untuk dikenakan kembali.

Keringat dan racun dilepaskan melalui kulit yang menyebabkan kelembaban di area kewanitaan. Hal itu menjadi penyabab gatal dan membuat ingin mneggaruknya.

Bakteri dan jamur yang berkembang biak pada kulit, menjadi lebih parah saat pakaian dalam tidak dicuci.

Selanjutnya, dapat menyebabkan kulit menjadi ruam karena mikroba. Padahal pakaian dalam yang sudah dicuci pun terkadang masih meninggalkan sebagian partikel kecil dari kotoran. Lama-kelaman jika dibiarkan akan menumpuk dan berkembang biak menjadi bakteri.

Kurang menjaga kebersihan pakaian dalam juga beresiko mendatangkan kutu dan kudis.
Bagian-bagian pribadi merupakan rumah bagi mikroba, pada kondisi yang lebih parah bisa menyebabkan bau busuk. Serta menimbulkan infeksi jamur sehingga disarankan untuk berganti undrwear setiap hari.

 

1 dari 3 halaman

Terkuak, Fungsi Misterius Kantong Kecil di Celana Jin

Dream - Model standar celana jin punya 5 kantong. Dua di bagian belakang dan tiga lagi di depan. Namun, satu kantong pada bagian depan ini berukuran lebih kecil dan berada di atas saku sebelah kanan --yang ukurannya lebih besar.

Selama ini mungkin Anda bertanya, apa fungsi kantong kecil itu. Mengapa harus ada kantong itu? Untuk menyimpan koin, terlalu sempit. Apalagi untuk Ponsel, pasti tidak cukup. Lantas untuk apa?

Sebagaimana dikutip Dream dari Independent.co.uk, Selasa, 26 Januari 2016, soal kantong misterius ini juga tengah ramai dibicarakan di forum Quora. Sejumlah ahli jin dan tekstil mencari jawaban atas teka-teki itu.

Seorang pengguna forum, Renata Janoskova, coba menjawab dengan mengutip Levi Strauss, merek jin terkemuka dari Amerika Serikat. Menurut blog Levi Strauss, kantong kecil itu rupanya dibuat untuk menyimpan jam saku. Levi mendesain kantong ini untuk para cowboy menyimpan jam mereka.

“ Ini kantong jam. Kembali pada tahun 1800-an, cowboy biasanya menggunakan jam pada rantai dan menyimpannya di rompi mereka. Untuk menjaga supaya tidak rusak, Levi memperkenalkan saku kecil ini di mana mereka dapat menyimpan jam mereka.”

Tapi saat ini jam yang dirantai itu sudah tidak dipakai, lalu kenapa saku itu masih dipertahankan? Mengenai pertanyaan itu, juga ada penjelasan. Levi Strauss menyatakan, kantong itu “ disukai oleh pecinta jin”. Jadi meski fungsinya sudah memudar, kantong itu masih saja dipasang.

Namun, soal kantong kecil itu, ada versi lain menyebut bahwa kantong kecil itu didesain untuk para penambang di AS. Kantong tersebut dipakai untuk menyimpan butiran emas yang ditambang.

2 dari 3 halaman

Ini Fungsi Misterius Tali Kecil di Belakang Kemeja

Dream - Ketika akan memakai kemeja, kita kadang melihat ada tali kecil yang dipasang di bagian belakang tepat di tengah-tengah.

Selama ini mungkin tidak terlalu memikirkan fungsinya atau bahkan tidak peduli dengan keberadaannya.

Meski demikian tidak ada salahnya jika kita sekadar tahu tentang sejarah dan fungsi dari tali kecil di bagian belakang kemeja itu.

Keberadaan tali kecil di belakang kemeja memiliki sejarah yang panjang. Jauh sebelum gantungan baju dan lemari khusus pakaian diciptakan, tali kecil tersebut berfungsi untuk menggantung baju agar tidak kusut.

Tren tali kecil ini pertama kali dibuat oleh produsen pakaian di Amerika Serikat tahun 1960-an dan dinamakan 'Locker Loop'.

Namun sejak ditemukan gantungan baju dan lemari khusus pakaian, tren tali kecil di belakang kemeja ini pun meredup. Meski masih dipertahankan oleh sejumlah produsen dan merek pakaian ternama.

Sehingga praktis tali kecil itu hanya sebatas aksesori atau desain tambahan saja pada kemeja berkerah.

(Ism, Sumber: Wittyfeed.com)

3 dari 3 halaman

Terungkap! Fungsi Misterius 'Tombol' Kecil di Kantong Jin

Dream - Celana jeans umumnya memiliki sembilan bagian atau fitur dasar yang tak berubah selama 150 tahun.

Dan salah satu bagian yang tetap itu adalah rivet atau di Indonesia sering disebut paku keling.

Benda kecil mirip tombol mini ini sering ditemui menempel pada persimpangan jahitan atau masing-masing ujung kantong celana jeans.

Dan kebanyakan orang-orang tidak tahu fungsi dari rivet yang biasanya dibuat dari tembaga tersebut.

Sebagian orang mungkin tidak terlalu memperhatikan rivet ini. Mereka menganggap rivet adalah hiasan agar celana jeans terlihat kokoh dan kuat. Atau menganggap rivet bagian dari desain saku celana jeans.

Padahal, rivet ini ada tidak hanya untuk alasan estetika. Rivet memiliki sejarah yang menarik, dan dipasang di celana jeans karena ada tujuannya.

Sejak terjadi Gold Rush atau penambangan emas besar-besaran di California pada tahun 1848, para penambang tidak bisa bekerja dengan nyaman karena celana yang mereka pakai sering melorot. Selain itu, kantong atau saku celana mereka cepat sobek saat sering dipakai menaruh hasil tambang.

Salah satu pelanggan Levi Strauss (orang yang mempopulerkan jeans), Jacob Davis, adalah seorang penjahit dari Reno, Nevada.

Dia memiliki ide untuk menggunakan pengencang dari logam untuk mengikat kantong dan jeans bersama-sama. Ia kemudian membuat paku keling tembaga untuk memperkuat pinggiran dan ujung celana yang cenderung mudah sobek.

Celana jeans berpaku buatan Davis akhirnya menjadi populer di Reno.

Tentu saja, Davis ingin mematenkan ide untuk melindungi penemuannya. Sayangnya, pria ini tidak memiliki cukup dana untuk itu.

Pada tahun 1872, Davis menulis surat kepada Strauss dan menawarkan kesepakatan. Strauss menerima tawaran Davis. Setelah mengurus proses hukumnya, Strauss mulai memproduksi celana jeans berpaku tembaga sejak saat itu.

Penemuan Davis dipatenkan pada tanggal 20 Mei 1873. Dia juga menjadi manajer produksi bagi perusahaan jeans Strauss.

Berkat orang-orang ini dan rivet temuan Davis, celana jeans dapat bertahan sangat lama.

(Sumber: Mirror.co.uk)

Beri Komentar
Perjuangan Ria Irawan, Pantang Menyerah Lawan Kanker