Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Peluncuran agenda Love Donation yang diselenggarakan Young On Top Campus Ambassador turut menghadirkan seorang penderita thalassemia, Dhona Rivana.
Lelaki berumur 30 tahun tersebut membagi kisah hidupnya sebagai penderita thalassemia. Dia menceritakan sempat mengalami massa terpuruk saat divonis dokter hidup tak lebih dari 19 tahun.
" Jungkir balik (rasanya), di umur 14 tahun mendapat vonis semacam itu rasanya shock banget," kata Dhona, di sela-sela diskusi di Kolla, Sabang, Jakarta Pusat, Sabtu, 11 Februari 2017.
Karena vonis dokter itu, perangainya sempat berubah drastis. Dia menjadi kerap membolos dan malas belajar.
" Saat itu berpikir, buat apa hidup, sekolah dan lain-lain?" ucap dia.
Setelah mengalami masa suram, dia pun mencari jawaban. Jawaban itu dia dapat dari saudaranya yang mengalami penyakit sejenis.
" Saya amati, 19 tahun lewat (masih hidup), 20 tahun lewat, akhirnya itu memotivasi saya untuk berubah," kata dia.
Kini, meski telah berubah, masih ada aktivitas bulanan yang tetap dijalaninya. Kegiatan tersebut yaitu mendapat transfusi darah.
Meski telah mendapat pertolongan semacam itu, dia masih mengkhawatirkan residu zat besi yang menumpuk dalam tubuhnya. Sebab, residu tersebut jika tak dapat dikeluarkan dari tubuh dapat menyebabkan komplikasi dan gagal jantung.
Melihat kondisi yang dialaminya tak terulang ke buah hatinya, Dhona sempat mencari calon istrinya untuk screening thalassemia.
" Perlu yakinkan pasangan untuk cek darah," ucap dia.
Lelaki yang berwirausaha ini kini berharap masyarakat dapat semakin peduli mengenai pewarisan penyakit thalassemia. Dia berharap masyarakat menjalani pengecekan thalassemia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya