Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream- Peringatan bagi ibu hamil. Kentang goreng ataupun keripik kentang ternyata berbahaya untuk kesehatan kala sedang mengandung. Temuan ini dilaporkan tim dari Culilin Zhang dari National Institutes of Health di Rockville, Maryland, Amerika Seriat.
Tim peneliti menggunakan data dari Nurses 'Health Study II, yang telah memantau lebih dari 115.000 wanita sejak tahun 1989.
Dalam laporannya, ibu hamil yang memakan panganan kentang rendah terserang gestational diabetes. Ini adalah penyakit yang terjadi pada ibu hamil dan juga sang anak, akibat asupan kentang terlalu berlebihan ke dalam kedua tubuh mereka.
Memang kentang merupakan panganan favorit orang-orang di dunia, karena mengandung nutrisi penting, termasuk vitamin C dan kalium. Namun, dibandingkan dengan sayuran ataupun jenis karbohidrat lainnya, kandungan di dalam kentang juga memiliki pati tambahan yang bisa mengakibatkan naiknya kadar gula darah secara cepat.
Tubuh penderita diabetes tidak lagi mampu membuat cukup insulin, hormon yang mendorong sel-sel dalam tubuh untuk menyerap gula dari darah untuk energi dan penyimpanan.
" Mengonsumsi kentang berlebihan menyebabkan peningkatan risiko diabetes gestational," para peneliti menyimpulkan seperti yang diulas www.star2.com
Bagaimana solusinya?
Selain harus mengurangi konsumsi kentang atau lebih tepatnya keripik kentang, Ibu Hamil bisa mengonsumsi sayuran dan kacang-kacangan.
Mengganti dua porsi kentang dalam seminggu dengan sayuran lain atau makanan yang mengandung gandum akan mengurangi resiko hingga 10%.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya