Ciri-ciri Organ Intim Wanita yang Sehat, Yakin Sudah Tahu?

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 18 Februari 2021 06:12
Ciri-ciri Organ Intim Wanita yang Sehat, Yakin Sudah Tahu?
Apa saja ya?

Dream – Bagian organ intim setiap wanita bisa berbeda-beda dari segi warna, ukuran, dan bentuk. Namun ciri Miss V yang sehat pada umumnya tidak mengeluarkan keputihan yang berbau, tidak terasa gatal, dan tidak memiliki benjolan mencurigakan.

Untuk mengetahui kondisi organ intim, kamu dapat melakukan pemeriksaan sendiri di rumah atau dengan bantuan dokter untuk mengetahui organ ini secara keseluruhan.

Jadi sebenarnya, apa ciri spesifik organ intim kewanitaan yang sehat?

Simak penjelasan berikut, dikutip dari Sehatq, Selasa, 16 Februari 2021.

1. Tidak terasa gatal

Rasa gatal yang muncul sesekali pada organ intim wanita tentu hal normal. Kamu akan merasakan keringat yang mengucur setelah olahraga atau setelah mencukur rambut kemaluan.

Akan menjadi tidak normal bila rasa gatal tersebut disertai dengan gejala lain, misalnya rasa panas pada Miss V atau nyeri dan aroma tidak sedap.

Apabila sudah terjadi gejala tersebut kemungkinan terinfeksi jamur atau bakteri ataupun virus, jadi untuk memastikannya segeralah memeriksakan diri ke dokter.

1 dari 3 halaman

2. Tidak mengeluarkan bau

Setiap organ intim kewanitaan seorang perempuan sebenarnya memiliki aroma khas. Namun jika tercium aroma tidak sedap atau amis, mungkin saja gejala infeksi.

Gangguan seperti vaginosis bakteri dan penyakit menular seksual seperti trikomoniasis dapat memicu Miss V berbau tidak sedap.

Ilustrasi© Shutterstock

3. Keputihan yang keluar masih normal

Dilihat dari keputihan, organ intim yang sehat mengeluarkan cairan keputihan tidak berbau, berwarna bening sedikit putih, dengan konsistensi yang bervariasi, mulai dari cair hingga kental, dan jumlahnya pun tidak terlalu banyak.

Jika keputihan sudah berubah warna, beraroma bau dengan tekstur yang tidak biasa, maka kemungkinan vagina mengalami infeksi, seperti gonorhea dan chlamydia.

2 dari 3 halaman

4. Tidak ada benjolan abnormal

Kebanyakan kasus, benjolan di area vagina bukanlah hal berbahaya, ini terjadi karena sumbatan kelenjar maupun jerawat akibat infeksi folikel rambut kemaluan. Benjolan ini dapat hilang dengan sendirinya.

Benjolan menjadi berbahaya bila tidak juga hilang dan justru terus menerus bertambah besar serta menimbulkan rasa nyeri.

Ilustrasi© Shutterstock

5. Tidak ada luka atau rasa nyeri

Luka terbuka yang terlihat seperti koreng pada organ intim wanita bisa menjadi pertanda penyakit menular seksual, kemunculan luka biasanya disertai dengan keputihan yang tidak normal, pembengkakan, gatal, benjolan merah, dan bau tidak sedap.

3 dari 3 halaman

6. Bentuknya secara umum dalam kondisi baik

Seperti yang dikatakan di atas, Miss V masing-masing wanita berbeda tergantung ukuran, bentuk, dan warna. Untuk mengetahui vagina sehat ada baiknya memahami bentuknya secara umum.

Organ intim terdiri dari berbagai bagian kecil dan memiliki fungsi masing-masing, beberapa bagian yang mudah dikenali, sebagai berikut;

- Labia mayora

Bibir bagian luar yang bertugas untuk melindungi bagian dalam. Bagian inilah yang biasa ditumbuhi rambut kemaluan.

- Lubang vagina

Terletak antara lubang kencing dan anus, di bagian inilah darah keluar saat mengalami menstruasi, tempat keluarnya bayi saat dilahirkan, dan tempat masuknya penis saat berhubungan suami istri. Lubang ini biasa dilapisi sebuah membran tipis bernama hymen atau biasa disebut selaput dara.

- Klitoris

Tonjolan kecil yang terletak di antara labia mayora dan organ intim bagian atas ini sangat sensitif terhadap ransangan karena memiliki ribuan ujung saraf, sehingga sering dijadikan sebagai area pilihan stimulasi seksual bagi banyak wanita.

Laporan: Josephine Widya

Beri Komentar