Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Perut Buncit (Foto: Shutterstock)
Dream - Tumpukan lemak di perut memang tak boleh dibiarkan. Harus segera dikurangi atau setidaknya tak bertambah. Bukan hanya berbahaya bagi kesehatan kantung dan tekanan darah tapi juga otak.
Sebuah penelitian yang dipublikasi di Journal Neurology menemukan adanya hubungan antara kelebihan lemak perut dan pengurangan volume area abu-abu di otak. Area tersebut berfungsi menampung sel-sel saraf yang mengendalikan otot serta bertanggung jawab pada kemampuan kita untuk melihat dan mendengar serta mengingat.
Dikutip dari World of Buzz, penelitian ini dilakukan pada 9.652 orang paruh baya di Inggris dengan menganalisis indeks massa tubuh mereka. Satu dari lima peserta ditemukan mengalami obesitas.
Dilakukan pemindaian otak (MRI) pada mereka yang obesitas. Hasilnya, volume area abu-abu di otaknya sangat rendah.
" Penurunan ukuran otak meningkat secara linear ketika lemak di bagian tengah dalam jumlah yang sangat besar," ujar Mark Hamer, salah satu peneliti.
Sebelumnya, sudah ada penelitian yang menunjukkan hubungan antara penyusutan penghubung abu-abu dan pengembangan demensia, yang paling sering disebabkan oleh penyakit Alzheimer. Yup, memiliki perut yang lebih besar juga membuat seseorang berisiko lebih tinggi mengalami pikun.
Berita baiknya adalah, ukuran volume abu-abu dapat meningkat kembali jika berat badan kembali normal. Jadi, mulai sekarang jaga pola makan dan olahraga teratur. Bukan hanya demi kesehatan fisik tapi juga mencegah pikun.
Laporan: Tri Yuniwati
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya