Pengakuan Tak Terduga Putri Inggris Soal Penyakitnya

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 13 Desember 2018 12:13
Pengakuan Tak Terduga Putri Inggris Soal Penyakitnya
"Ahli bedah saya memasukkan batang titanium 8 inci ke setiap sisi tulang belakang."

Dream - Penyakit kelainan tulang bisa diidap siapa pun. Termasuk putri bangsawan dari Kerajaan Inggris. Beberapa waktu lalu Putri Eugenie, cucu Ratu Elizabeth, mengungkap secara detail penyakit skoliosis yang diidapnya sejak usia 12 tahun.

Hal ini awalnya jelang hari pernikahan sang putri. Ia memilih desain gaun yang menampilkan punggung terbuka. Di punggungnya terlihat luka bekas operasi yang panjang dan Putri Eugenie ingin memperlihatkannya pada banyak orang.

Sebagai pesan kalau tidak perlu malu dengan prosedur medis yang dijalani. Apalagi hal itu demi kesehatan jangka panjang. Ia ingin menyampaikan pesan kalau sang putri juga memiliki bekas luka dan tak malu dengan itu.

Putri Eugenie bercerita prosedur medis yang sangat menyakitkan di usianya yang masih 12 tahun. " Ahli bedah saya memasukkan batang titanium 8 inci ke setiap sisi tulang belakang dan sekrup 1,5 inci di bagian atas leher saya," tulis Putri Eugenie dalam sebuah esai yang diterbitkan di situs RNOH.

Para dokter di Royal National Orthopaedic Hospital mengatakan kepadanya, ia membutuhkan prosedur perbaikan untuk memperbaiki ketidaksejajaran tulang.

Setelah tiga hari melakukan perawatan intensif, ia menghabiskan 1 minggu di rumah sakit dan enam hari di kursi roda. Namun, ia dapat berjalan lagi setelahnya.

Putri bungsu dari pangeran Andrew ini juga mengungkapkan rasa bahagianya setelah menjalani operasi pada akun instagram miliknya.

" Kelainan tulang yang saya alami menjadi masalah besar, seperti yang akan terjadi pada anak berusia 12 tahun. Anak-anak dapat melihat saya sekarang dan tahu bahwa operasi berjalan lancar. Saya adalah bukti nyata dari cara rumah sakit dapat mengubah kehidupan orang," ungkapnya. (ism)

1 dari 2 halaman

Apa Itu Skoliosis?

Skoliosis sendiri adalah kurva samping dari tulang belakang yang sering berkembang sebelum pubertas. Setiap orang bisa menderita kelainan tulang ini.

Kepala Divisi Kedokteran Ortopedi Pediatrik John Hopkins, Paul David Sponseller, M.D., menyatakan bahwa, skoliosis terjadi karena keturunan keluarga.

 Skoliosis© Skoliosis

Untuk mengetahuinya, harus dilakukan pemeriksaan oleh dokter ortopedi. Bila hasil pemeriksaan fisik menunjukkan kelainan skoliosis, dokter akan menggunakan x-rays untuk mengukur kelengkungan dan menentukan jalannya pengobatan.

2 dari 2 halaman

Penanganan Skoliosis

Selain sakit punggung kronis dan perubahan tampilan punggung, kasus skoliosis yang parah dapat menyebabkan kerusakan paru-paru dan jantung jika tidak ditangani.

" Sangkar tulang rusuk dapat menekan paru-paru dan jantung, membuatnya lebih sulit untuk bernapas dan lebih keras untuk jantung memompa," ungkap Mayo Clinic.

Untuk mencegah masalah potensial ini, ahli bedah ortopedi biasanya mengambil salah satu dari tiga program tindakan:

1. Observasi
Tunggu dan lihat bagaimana kurva ringan berkembang, terutama jika pasien masih tumbuh.

2. Bracing
Penjepit yang dikenakan setiap hari selama beberapa jam tertentu akan menghentikan kurva moderat menjadi semakin buruk.

3. Pembedahan
Kurva yang parah mungkin memerlukan pembedahan yang sering melibatkan penggabungan dua atau lebih tulang di tulang belakang atau memasukkan batang logam.

Laporan Mega Rasmiyati/ Sumber: GoodHouseKeeping

Beri Komentar