Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Pixabay)
Dream - Denyut jantung tinggi, identik dengan masalah kesehatan fisik dan psikologis. Artinya, jantung bekerja sangat keras untuk memompa darah.
Penyebabnya bisa banyak, antara lain tekanan darah tinggi, rasa cemas dan stres serta kebiasaan merokok.
Berbagai cara dilakukan banyak orang untuk menurunkan denyut jantung hingga dalam level normal.
Dikutip dari Hello Sehat, normalnya, denyut jantung orang dewasa 60-100 denyut per menit (BPM).
Jack Dorsey, CEO Twitter, sadar betul kalau denyut jantung menggambarkan kondisi fisik dan mental dan fisik secara keseluruhan. Ia selalu menjaga denyut jantungnya selalu dalam level normal dengan melakukan meditasi khusus yaitu Vipassana.
Dorsey bahkan sengaja 'mengasingkan' diri ke Myanmar untuk berguru langsung pada para ahli meditasi Vipassana. Dikutip dari Dhamma.org, teknik Vipassana salah satu teknik meditasi yang paling kuno dari India.
Ditemukan kembali oleh Buddha Gautama lebih dari 2.500 tahun yang lalu. Diajarkan olehnya sebagai obat universal untuk penyakit universal. Bertujuan untuk pencabutan total dari kekotoran mental dan menghasilkan kebahagiaan tertinggi akan pembebasan penuh.(Sah)
Demi mendapat ketenangan batik dan fisik, untuk merayakan ulang tahunnya, Dorsey bermeditasi di Pyin Oo Lwin, Myanmar, selama 10 hari. Ia tinggal di pusat meditasi yang sangat sederhana.
Duduk selama berjam-jam dengan kaki menyilang setiap hari hingga 10 hari. Ada hari-hari di mana ia bermeditasi gua.
For my birthday this year, I did a 10-day silent vipassana meditation, this time in Pyin Oo Lwin, Myanmar 🇲🇲. We went into silence on the night of my birthday, the 19th. Here’s what I know 👇🏼
— jack (@jack)December 9, 2018
"Aku bangun pukul 4 pagi setiap hari lalu bermeditasi hingga pukul 9. Ada istirahat untuk sarapan, makan siang dan jalan kaki. Tak ada makan malam," ungkapnya di Twitter.
Usaha Dorsey tak sia-sia. Denyut jantungnya dalam kondisi istirahat turun secara signifikan.
"Denyut jantung saat istirahat konsisten di bawah 40 bpm (beats per minute)," ungkap Jack.
Seluruh pengalamannya melakukan meditasi selama 10 hari dibaginya di Twitter. Namun ia berpesan, meditasi Vipassana bukan untuk semua orang. Pasalnya dibutuhkan ketahan fisik dan mental untuk menjalaninya.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire