Risiko Kanker Getah Bening Lebih Berbahaya untuk Pria?

Reporter : Kusmiyati
Rabu, 16 September 2015 12:44
Risiko Kanker Getah Bening Lebih Berbahaya untuk Pria?
Risiko kanker getah bening atau limfoma ternyata lebih berbahaya untuk pria dibandingkan wanita. Penyakit ini berisiko kemandulan.

Dream - Risiko kanker getah bening atau limfoma ternyata lebih berbahaya untuk pria dibandingkan wanita. Penyakit ini berisiko kemandulan, obat-obatan selama kemoterapi berpotensi merusak sel sperma dan sel telur hingga mengakibat penderita kanker getah bening tidak bisa memiliki anak.

" Risikonya lebih besar terjadi pada laki-laki, kalau pada perempuan cenderung lebih aman selama kemoterapi dilakukan saat tidak berovulasi," ungkap Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo, Andhika Rachman, Rabu 16 September 2015.

Bagi laki-laki biasanya disarankan untuk melakukan penabungan sperma, sehingga mereka tetap dapat memiliki anak meskipun menjalani proses kemoterapi.

" Kalau nggak nabung sperma mereka nanti akan dihadapkan pada pilihan punya anak atau meninggal. Sedangkan kalau perempuan bisa diatasi dengan obat-obat KB," tutur Andhika saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta.

Kanker limfoma sendiri dapat dideteksi setiap orang sejak dini. Cara yang paling mudah yakni dengan memijat seluruh bagian tubuh yang terdapat kanker getah bening seperti pada bagian leher, pundak, dada hingga lengan.

" Saat mandi lakukan teknik pemijatan secara perlahan di daerah leher ke bawah hingga ketiak. Kalau mandi kan licin jadi kalau ada benjolan akan mudah ditemukan," tambahnya.

Pada orang-orang yang telah di diaknosa limfoma akan mengalami beberapa pemeriksaan fisik. Dilanjutkan dengan pemeriksaan darah untuk mengukur lactate dehydrogenase (LDH) kemudian menjalani pemeriksaan berupa rontgen dada dan biopsi.

Selain dilakukan kemoterapi, pasien kanker betah bening juga akan menjalani terapi target, radiasi dan transplantasi sel punca atau sel puncak.

" Limfoma tidak akan hilang dengan operasi, karena seminggu atau dua minggu kemudian akan tumbuh lagi di tempat yang sama," imbuh Andhika. (Ism)

Beri Komentar
Alasan Nada Zaqiyyah Terjun Sebagai Desainer Fashion Muslim