7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi
Dream - Sebuah studi terbaru menemukan bahwa suara bising lalu lintas yang berasal dari jalan raya, rel kereta api, dan pesawat terbang dapat membuat perut semakin buncit.
Paparan kombinasi suara tersebut dapat menimbulkan risiko terbesar tertular obesitas sentral yang dianggap sebagai salah satu jenis penumpukan lemak di sekitar perut yang paling berbahaya.
Para peneliti menilai betapa suara bising dari jalan raya, rel kereta api, dan pesawat terbang memengaruhi 5075 orang yang tinggal di lima daerah di pinggiran kota dan pedesaan di sekitar Stockholm, Swedia, sejak tahun 1999.
Analisis menunjukkan tidak ada hubungan antara suara bising lalu lintas dengan indeks massa tubuh (BMI). Tetapi suara bising lalu lintas berkaitan dengan ukuran pinggang, dengan peningkatan 0,21 cm untuk setiap tambahan 5 dB paparan suara, meskipun pengaruhnya hanya signifikan di kalangan perempuan.
Demikian pula, pada pria, suara bising lalu lintas memiliki pengaruh pada ukuran rasio pinggang dan panggul mereka. Setiap peningkatan 5 dB paparan suara bising lalu lintas jalan raya, terdapat perubahan 0,16 sentimeter pada pinggang pria.
Pinggang yang lebih besar pada pria dikaitkan dengan paparan salah satu dari tiga sumber kebisingan, tetapi keterkaitan terkuat berasal dari kebisingan yang ditimbulkan pesawat udara.
Jadi rasio pinggang dan panggul yang lebih besar pada pria dikaitkan dengan kebisingan yang ditimbulkan lalu lintas jalan raya dan pesawat terbang saja.
Semakin banyak sumber polusi suara yang memengaruhi pada saat yang sama, risiko terkena obesitas sentral semakin lebih besar. Umur merupakan faktor yang berpengaruh, dengan hubungan antara obesitas sentral dan suara bising lalu lintas hanya ditemukan pada mereka yang berusia di bawah 60 tahun.
Karena penelitian ini adalah observasional, tidak ada kesimpulan yang pasti bisa ditarik sebagai sebab dan akibat.
Namun, penelitian menunjukkan bahwa paparan kebisingan dapat menjadi stressor fisiologis penting dan bisa meningkatkan produksi hormon kortisol, yang berperan dalam penumpukan lemak di sekitar bagian tengah tubuh.
Penelitian ini telah dipublikasikan secara online di Occupational and Environmental Medicine.
(Sumber: The Times Of India)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?