Suka Mendengkur? Periksakan Diri Jika Kondisinya Seperti Ini

Reporter :
Selasa, 12 Maret 2019 08:15
Suka Mendengkur? Periksakan Diri Jika Kondisinya Seperti Ini
Banyak faktor berperan dalam kecenderungan seseorang untuk mendengkur.

Dream - Data dari National Sleep Foundation, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa satu dari tiga pria dan satu dari empat wanita mendengkur setiap malam. Mengapa seseorang bisa mendengkur?

" Ketika tidur, kita cenderung kehilangan tonus otot, artinya lidah terlipat ke belakang dan jaringan serta otot-otot di tenggorokan dan hidung menjadi rileks," kata Dr. Brett Comer, ahli bedah kepala dan leher dan profesor otolaringologi di Universitas Kentucky, seperti dikutip dari Time, Selasa 12 Maret 2019.

Saat tidur lalu menarik dan mengembuskan nafas, udara yang lewat dan di antara jaringan-jaringan, menyebabkannya bergetar. Hal tersebut pada gilirannya menyebabkan kebisingan atau mendengkur.

" Banyak faktor berperan dalam kecenderungan seseorang untuk mendengkur. Kelebihan berat badan salah satunya. Bisa juga kondisi septum yang menyimpang," ungkap Comer.

1 dari 2 halaman

Mendengkur Normal, Kecuali Jika....

Berita baiknya adalah dalam kebanyakan kasus, mendengkur bukan masalah tapi ada pengecualian.

 Catat Posisi Tidur Ini Picu Mendengkur

Sebuah studi tahun 2016 dalam jurnal Sleep and Breathing menemukan bahwa mendengkur, dikombinasikan dengan penghentian pernafasan panjang (juga dikenal sebagai sleep apnea obstruktif), dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular sebanyak dua kali lipat.

Pasalnya, mendengkur dan sleep apnea dapat mengarah pada hipoksia intermiten. Hipoksia adalah kondisi medis di mana jaringan tubuh tidak menerima oksigen yang cukup.

2 dari 2 halaman

Kehabisan Oksigen

Hal ini dapat menyebabkan kerusakan arteri atau penyumbatan, peradangan dan perubahan tekanan yang tidak sehat di dalam dada.

Gejalanya adalah saat tidur, dengkuran disertai henti napas selama beberapa detik. Tarikan napas pun jadi kencang dan tiba-tiba seperti orang yang kehabisan oksigen. Tubuh seperti mencoba bangun dan mencari oksigen.

" Biasanya hal ini tak disadari, pasangan yang justru mengetahuinya. Jika termasuk suka mendengkur, coba minta pasangan memperhatikan. Apabila ada gejala henti napas, segera konsultasi dengan dokter atau dokter spesialis gangguan tidur," kata Comer.

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham