Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
ASI Juga Bersifat Ramah Lingkungan Karena Disediakan Tanpa Kemasan. (Foto: Shutterstock)
Dream - Peran Air Susu Ibu atau ASI sangat krusial bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Terutama, bagi bayi di bawah usia 6 bulan.
Selain memberikan nutrisi serta ketahanan pangan pada kondisi gawat darurat, ASI juga bersifat ramah lingkungan karena disediakan tanpa kemasan seperti bahan makanan lainnya.
" ASI adalah makanan alami yang diproduksi dan diberikan tanpa mengakibatkan polusi, tanpa kemasan dan limbah. Jika kita mendukung ibu menyusui, maka kita mengurangi polusi udara, air maupun tanah," jelas Fenny Yunita, Konselor Laktasi dan Pengurus PDHMI & PPKESTRAKI dalam Siaran Pers Pekan Menyusui Sedunia 2020, Rabu 5 Agustus 2020.

Namun sejak pandemi, efektivitas pemberian ASI sedikit terhambat, karena tidak adanya layanan konseling laktasi sebelum melahirkan dan ibu yang positif Covid-19 harus menghindari kontak erat.
Sehingga, kebutuhan bayi serta pemberian ASI perah lebih sulit terlaksana. Di luar faktor lingkungan, kurangnya kepercayaan diri ibu terhadap produksi ASI yang cukup juga bisa mengurangi kualitas serta banyaknya ASI.
Padahal, ibu bisa memberikan makanan selain ASI, melakukan pijat laktasi, akupuntur dan menggunakan laktagogue untuk meningkatkan produksi ASI. Baik dari bahan alami maupun kimia.
" Ada beberapa bahan alam yang sering digunakan, misalnya daun katuk, daun torbangun, daun kelor, klabet, kacang-kacangan dan lain-lain" .
Bahan tersebut terbukti dapat meningkatkan kadar prolaktin, oksitosin, volume ASI serta berat badan bayi. Kamu dapat menemukan bahan alami tersebut dalam produk Herba Asimor yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan produksi ASI.
" Kandungan daun katuk dapat meningkatkan ekspresi gen prolaktin dan oksitosin. Daun torbangun dapat meningkatkan aktivitas sel epitel dan metabolisme kelenjar susu. Kandungan Sitratin dari ikan gabus juga mempercepat proses pemulihan setelah melahirkan," ungkap Raymond Tjandrawinata, Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences PT Dexa Medica.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan