Penderita Diabetes Cenderung Memiliki Imunitas Tubuh Yang Rendah. (Foto: Shutterstock)
Dream - Diabetes terkenal sebagai pemicu berbagai penyakit serius lain seperti hipertensi. Lantas dengan adanya Covid-19, apakah penderita diabetes menjadi lebih rentan terpapar virus tersebut?
“ Sampai saat ini, belum terbukti bahwa diabetes bisa menjadi faktor risiko Covid-19. Jadi, diabetes bukan faktor risiko Covid-19,” ungkap Roy Sibarani, Spesialis Endokrin dalam webinar ‘Diabetes di Era Pandemi Covid-19: Ancaman atau Bukan?’, Rabu 5 Agustus 2020.
Namun, bukan berarti penderita diabetes sepenuhna bisa bernapas lega. Penderita diabetes cenderung memiliki imunitas tubuh yang rendah, sehingga virus Covid-19 akan lebih mudah meradang.
“ Orang diabetes itu imunitasnya cenderung rendah karena kadar gula dalam tubuhnya tinggi. Badannya sendiri saja sudah soek-soek”.
Ini membuktikan, diabetes bukan menjadi pemicu. Jika imunitas penderita diabetes cukup kuat, maka tubuhnya akan mampu melawan virus Covid-19.

Meski begitu, penyakit diabetes dapat membuat kondisi pasien Covid-19 lebih parah. “ Kalau pasien diabetes kena Covid-19, angka fatalitasnya tinggi. Bisa 4-6 kali lipat lebih fatal dan belum tentu tertolong,” jelasnya.
Oleh karena itu, penderita diabetes tetap harus berhati-hati dan meningkatkan imunitas tubuh secara ekstra selama pandemi Covid-19.
“ Ada 4 pilar yang harus dilakukan, yaitu atur pola makan, olahraga rutin, minum obat-obatan atau suntik secara teratur serta edukasi untuk mencegah komplikasi. Diabetes nggak ada apa-apanya tanpa komplikasi,” lanjut Roy.
Tak lupa, ia mengingatkan untuk selalu mencuci tangan, memakai masker serta menjaga jarak ketika berada di luar ruangan.
“ Jangan takut untuk beraktivitas. Yang penting jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker. Kita harus beradaptasi lebih baik dari virus,” tutupnya.