AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Penderita Diabetes Cenderung Memiliki Imunitas Tubuh Yang Rendah. (Foto: Shutterstock)
Dream - Diabetes terkenal sebagai pemicu berbagai penyakit serius lain seperti hipertensi. Lantas dengan adanya Covid-19, apakah penderita diabetes menjadi lebih rentan terpapar virus tersebut?
“ Sampai saat ini, belum terbukti bahwa diabetes bisa menjadi faktor risiko Covid-19. Jadi, diabetes bukan faktor risiko Covid-19,” ungkap Roy Sibarani, Spesialis Endokrin dalam webinar ‘Diabetes di Era Pandemi Covid-19: Ancaman atau Bukan?’, Rabu 5 Agustus 2020.
Namun, bukan berarti penderita diabetes sepenuhna bisa bernapas lega. Penderita diabetes cenderung memiliki imunitas tubuh yang rendah, sehingga virus Covid-19 akan lebih mudah meradang.
“ Orang diabetes itu imunitasnya cenderung rendah karena kadar gula dalam tubuhnya tinggi. Badannya sendiri saja sudah soek-soek”.
Ini membuktikan, diabetes bukan menjadi pemicu. Jika imunitas penderita diabetes cukup kuat, maka tubuhnya akan mampu melawan virus Covid-19.

Meski begitu, penyakit diabetes dapat membuat kondisi pasien Covid-19 lebih parah. “ Kalau pasien diabetes kena Covid-19, angka fatalitasnya tinggi. Bisa 4-6 kali lipat lebih fatal dan belum tentu tertolong,” jelasnya.
Oleh karena itu, penderita diabetes tetap harus berhati-hati dan meningkatkan imunitas tubuh secara ekstra selama pandemi Covid-19.
“ Ada 4 pilar yang harus dilakukan, yaitu atur pola makan, olahraga rutin, minum obat-obatan atau suntik secara teratur serta edukasi untuk mencegah komplikasi. Diabetes nggak ada apa-apanya tanpa komplikasi,” lanjut Roy.
Tak lupa, ia mengingatkan untuk selalu mencuci tangan, memakai masker serta menjaga jarak ketika berada di luar ruangan.
“ Jangan takut untuk beraktivitas. Yang penting jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker. Kita harus beradaptasi lebih baik dari virus,” tutupnya.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli