Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin meminta maaf belum bisa memberikan ruang terbaik untuk para jemaah haji selama proses wukuf di Mina, Arab Saudi.
Permintaan maaf itu disampaikan langsung Menag setelah muncul keluhan dari jemaah haji terkait kondisi sejumlah tenda di Mina yang sangat sempit. Padahal, proses wukuf menjadi momen krusial dalam pelaksanaan ibadah haji.
Bima, seorang jemaah haji asal Pekayon, Bekasi, Jawa Barat, yang tergabung di Kloter 23, menceritakan kondisi tenda yang ditempatinya tak sesuai antara jumlah orang dan kapasitasnya.
Bersama tiga orang rekannya, Bima akhirnya memilih tinggal dan tidur di Masjid Bar, yang terletak di kawasan Mina.
" Di dalam penuh, sudah nggak muat padahal sudah diakali dengan tambahan-tambahan," ujar Bima, Selasa, 22 Agustus 2018, malam.

Namun upaya Bima menginap di Masjid Bar ternyata tak terwujud. Dia mengaku uga tak kebagian lokasi tidur di masjid tersebut karena kondisinya penuh sesak dengan jemaah lain dari berbagai negara.
Mendengar pengalaman Bima, Menag langsung meminta maaf dengan kondisi yang terjadi di tenda-tenda Mina.
“ Kami mohon maaf belum bisa memberikan ruang terbaik, bapak-ibu berdesak-desakan di tenda dan kondisi toilet terbatas, mudah-mudahan semua tambah sabar,” ujar Lukman.

Menurut Lukman, tenda yang disiapkan untuk para jemaah haji di Mina memang terbatas. Kewenangan soal penyediaan tenda jemaah haji sepenuhnya ada di otoritas Arab Saudi.
“ Sementara ini kita tidak bisa minta tambahan fasilitas. Satu-satunya yang bisa kita minta hanya ke maktab untuk karpet tambahan. Itu sementara alternatif yang bisa kita lakukan,” ujar dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya