Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Panitia haji Indonesia mengusut kasus penurunan jemaah oleh sopir bus di tempat yang bukan seharusnya. Panitia ahaji Indonesia juga telah menghubungi naqabah atau penyedia angkutan untuk mengklarifikasi penurunan jemaah pada tempat yang bukan semestinya.
“ Saya sudah meminta foto sopir dana nomor bus yang melakukan itu, tapi belum ada yang kirim. Jadi belum bisa jadi bukti yang kuat,” kata Kabid Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Subhan Cholid, Sabtu 25 Agustus 2018.
Pemulangan jamaah haji dari Mina ke Mekah diwarnai keributan. Sopir bus enggan mangantar jemaah sampai tujuan. Jemaah haji Indonesia diturunkan tiga kilometer dari lokasi pemondokan. Mereka juga dimintai uang. Beberapa petugas kloter sampai ribut dengan sopir bus. Sebab, jemaah yang sakit juga diminta turun.
Menurut Subhan, naqabah telah berjanji menindak sopir yang memaksa turun jemaah sebelum sampai tujuan itu. Naqabah akan menawarkan dua pilihan, pertama, menunggu sampai jalan yang ditutup dibuka lagi oleh polisi Saudi. Ke dua, jemaah melanjutkan sendiri perjalanan dengan berjalan kaki.
Subhan sejak awal telah menyampaikan kondisi Kota Mekah pada 12 dan 13 Dzulhijjah sangat padat. Akibat kondisii itu, jalan di beberapa wilayah ditutup. Sementara itu, mengenai laporan tentang sopir yang meminta duit kepada jamaah, Subhan kini sedang berusaha mengumpulkan bukti.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya