Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Muhammad Toha, Jemaah Haji Asal Jember (Kementerian Agama Kanwil Jawa Timur)
Dream - Pria paruh baya itu tergopoh. Tangannya menahan beban berat. Bagian kanan menenteng koper mungil warna hitam. Terlihat sesak. Buntalan kelir merah dan putih terjinjing di kiri.
Berpakaian rapi. Berkemeja batik hijau, kombinasi ungu. Sarung biru terbebat apik sebagai setelan bawah. Peci hitam bertengger di kepala. Busana itu sama persis dengan jemaah haji yang hendak berarak ke Bandara Juanda.
Pukul enam pagi ini, Rabu 18 Juli 2018, bunyi talbiyah memang menggema di asrama haji itu. Tanda jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang empat segera berangkat ke Juanda. Terbang ke Tanah Suci.
Tapi ada yang aneh dari lelaki tua itu. Dia sendirian. Tanpa teman. Raut muka terlihat bingung. Karena itulah beberapa petugas haji menghampirinya untuk memberikan bantuan.
Pria itu ternyata bernama Ahmad Toha. Usia 50 tahun. Asal Jember. Dia jemaah calon haji juga. Dia menunjukkan sejumlah kertas yang dicabut dari tas paspor kepada petugas. Dari sanalah diketahui dia tergabung dalam kelompok terbang enam.
Jelas beda rombongan dengan para jemaah yang busnya sudah terparkir itu. Mereka tergabung dalam kloter empat. Bukan enam seperti Ahmad Toha ini. Kelompok Toha baru akan diberangkatkan malam nanti, sekitar pukul sembilan kurang seperempat.
Lelaki yang berhaji tanpa pendamping ini mengaku mendengar informasi panggilan untuk segera naik bus. Kala itu, tak seorang pun teman yang dia lihat berada di kamar asrama. Saking semangatnya untuk segera berangkat haji, ia lantas segera menuju ke tempat bis berada.
Tak apa Pak Toha. Semoga semangat Anda terus terpelihara hingga di Taah Suci. Jangan lupa pula untuk terus mencari informasi kepada para petugas bila mengalami kesulitan. Semoga menjadi haji mabrur. Amin.
Sumber: www.jatim.kemenag.go.id
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia