Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Komunitas Muslim Di Kawasan Kutub (putrahermanto.wordpress.com)
Dream - Agama Islam dikenal sebagai agama yang tidak menyebabkan kesulitan atau beban di luar kemampuan penganutnya. Kemudahan dan memfasilitasi adalah karakter utama dari Islam.
Saat bulan Ramadan, seorang muslim diwajibkan untuk berpuasa saat mulai terbit fajar hingga terbenam matahari. Tetapi, di beberapa tempat dengan keadaan yang sulit, misalnya saja siang yang lebih lama ketimbang malam, syarat untuk waktu puasa itu dinilai berat.
Untuk itu Islam memiliki solusi dan pemecahannya. Menurut DR. Abdul Manan, seorang pemuka agama di Islam Society of Northern Finland, ada dua cara pemecahan terkait menentukan waktu sahur dan berbuka.
Menurut DR. Abdul Manan, seorang pakar lulusan dari Mesir, mengatakan jika lama siangnya lebih dari 18 jam maka seseorang dapat mengikuti waktu Mekah atau Madinah. Tetapi ada pula yang mengatakan untuk mengikuti waktu dari negara muslim terdekat.
" Tetapi ada pendapat lain dari cendekiawan asal Arab Saudi yang mengatakan panjang atau pendeknya waktu, ikutilah waktu tempat kamu berada," ungkapnya.
DR. Muzammil Siddiqi, mantan presiden Islamic Society of North America menambahkan, muslim yang terletak di dekat Kutub Utara atau Kutub Selatan mengalami waktu yang berat.
Itu karena posisi matahari yang saat di Kutub Utara dan Selatan, yang tidak biasa. Matahari terkadang berada di bawah 90 derajat Utara turun ke 60 derajat Utara dan 90 derajat selatan naik ke 60 derajat Utara. Selain itu, panjang dan pendeknya dipengaruhi oleh musim panas atau musim dingin.
Oleh karena itu, Siddiqi mengambil jalan tengah dengan berlandaskan pada ayat di Al Baqarah ayat 286 yang berbunyi " Ällah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapatkan pahala (dari kebajikan) yang dikerjadikannya dan dia mendapat siksa (dari kejahatan) yang diperbuatnya..."
Sumber: onislam.net, bbc.com
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
